Jurus Menghindari Magang yang Mempekerjakan

posted on 03/09/2013

Program magang merupakan kegiatan intrakurikuler terstruktur berupa kegiatan praktek kerja. Sehabat GueTau yang masih sekolah di SMK atau SMA kelas 11 pasti akan mengalami magang. Baik magang di perkantoran hinngga magang di instansi ataupun perusahaan yang sesuai dengan jurusan kalian. Magang merupakan tahapan persiapan untuk memasuki dunia kerja. Namun demikian, kalian juga harus tahu batasan-batasan dalam magang.

Saat ini, banyak perusahaan yang giat sekali mencari tenaga untuk magang di perusahaan mereka. Perusahaan tersebut beranggapan, bahwa pekerja magang memberikan banyak keuntungan. Misalnya pekerja magang jarang yang mendapatkan gaji, sehingga mengurangi beban pengeluaran perusahaan. Berarti di situ ada suatu kesengajaan yang di lakukan perusahaan tersebut. Selain itu, pekerja magang banyak yang harus bekerja sesuai jam kerja, yakni dari pukul tujuh pagi hingga pukul lima sore. Bahkan,  ada yang harus lembur. Sungguh aneh sekali ya, mengingat pekerja magang tidak seharusnya berikan beban yang sama dengan pekerja lainnya.

Untuk itu, Sahabat GueTau harus jeli dan pintar pada saat memutuskan untuk magang. Jangan sampai pada saat kalian magang, kalian malah diperkerjakan oleh perusahaan atau instansi tersebut.

Lalu, apa yang harus di perhatikan pada saat kalian ingin magang ;

 

  1. Survei perusahaan atau kantor yang kalian inginkan untuk menjadi tempat magang.
  2. Cari tahu jam kerja perusahaan itu. Sesuaikan waktu kerja di perusahaan itu dengan kondisi kalian.
  3. Tanyakan ke perusahaan itu tentang pekerjaan yang di berikan kepada kalian. Pertimbangkan apakah sesuai dengan jurusan yang kalian di sekolah.
  4. Tanyakan ke perusahaan tentang hak-hak yang akan kalian terima, termasuk diantaranya gaji  atau honor, ataupun penggantian ongkos transport.
  5. Tanyakan ke perusahaan tentang pembimbing magang, termasuk sikapnya atau cara orang itu bekerja. Karena ada sebagian pembimbing magang yang memanfatkan pekerja magang. Misalnya, menyuruh kalian untuk membereskan semua kerjaan yang seharusnya merupakan pekerjaan pembimbing kalian.

 

Semoga informasi tadi berguna bagi kalian yang sedang mempersiapkan diri untuk magang. Satu pesan saya, magang yang tidak memperkerjakan adalah magang yang di dalamnya tidak ada unsur pemaksaan, kekerasan, pengeksploitasian atau menjadi beban untuk kita yang magang. Jika ada perusahaan yang merugikan pekerja magang, maka bisa dikategorikan sebagai eksploitasi anak dan bisa diadukan ke pihak kepolisian.

 

Oleh: Deni

related post

Anak Bekerja = Eksploitasi Hak Anak?

posted on 01/09/2013

          Sahabat Guetau tahu nggak bahwa Setiap tahunnya, 22 ribu anak meninggal dalam kecelakaan terkait kerja? 7

Meningkatnya Pekerja Anak dan Remaja Akibat Krisis Global Keuangan

posted on 31/08/2013

Saat ini berita tentang tingginya nilai tukar Dolar Amerika terhadap Rupiah Indonesia sedang menjadi perbincangan hangat di media massa. Pem

Manfaat dan Risiko Anak Bekerja

posted on 08/07/2013

Sahabat GueTau pasti sudah sering lihat banyak sekali anak di negeri ini yang sudah mulai bekerja. Bekerja di pasar, sebagai PRT, pekerja pe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

seventeen + five =