Mencegah Penularan HIV ke Perempuan dan Anak

posted on 06/01/2014

“HIV itu apa  Dik? Tidak tahu, tapi kata mamah HIV itu penyakit jadi harus minum obat biar nanti bisa sembuh….“

 

 

Ungkapan polos di atas keluar dari mulut kecil anak berusia 6 tahun, seorang anak yang selama 3 tahun ini rutin mengkonsumsi ARV dikarenakan HIV yang diturunkan orang tuanya.

Kisah anak tersebut bukan bermaksud untuk mencari siapa yang salah, tetapi mencari cara untuk menghindari hal tersebut sehingga tidak ada lagi anak-anak lainnya yang terinfeksi HIV. Salah satunya dengan lebih peka terhadap informasi dan akses layanan mengenai HIV dan AIDS.

Sebuah penelitian yang di adakan UNAIDS menjelaskan, “Anak yang terinfeksi selama kehamilan atau waktu dilahirkan lebih mungkin akan mengembangkan tanda dan gejala penyakit sebelum berusia 12 bulan; anak ini dianggap sebagai ‘pelanjut cepat’. Anak tersebut akan melaju ke masa AIDS secara sangat cepat, dan kemungkinan akan meninggal sebelum berusia satu tahun bila tidak segera diobati. Gejala dapat mencakup tidak mengalami pertumbuhan, kandidiasis mulut, pneumonia berat, sepsis berat atau beberapa IO (Infeksi Oportunitis) berat yang lain”. Ini menunjukan betapa pentingnya akses informasi dan layanan HIV dan AIDS untuk siapapun tanpa terkecuali.

Sebenarnya penularan kepada anak dari orang tua yang Positif HIV ini bisa di cegah dengan PMTCT (Prevention Mother to Child Transmission). Apa itu PMTCT?

 

PMTCT atau layanan Pencegahan Penularan dari Ibu ke Anak terdiri dari 4 (empat) tiang strategi/prong.  Adapun 4 (empat) bagian dari PMTCT, yaitu :

  1. Mencegah terjadinya penularan HIV pada perempuan usia produktif.
  2. Mencegah kehamilan yang tidak direncanakan pada Ibu HIV.
  3. Mencegah terjadinya penularan HIV dari ibu hamil HIV positif ke bayi yang dikandungnya.
  4. Memberikan dukungan psikologis, sosial dan perawatan kepada ibu HIV positif beserta bayi dan keluarga.

Keempat strategi PMTCT tersebut dalam penerapannya tidak dapat dipisahkan atau tidak dapat berjalan sendiri-sendiri.

 

Beberapa catatan penting yang harus dipahami terkait PMTCT:

  • Untuk mencegah penularan pada bayi, yang paling penting adalah mencegah penularan pada ibunya dulu. Harus ditekankan bahwa bayi hanya dapat tertular oleh ibunya. Jadi bila ibunya HIV-negatif, PASTI bayi juga tidak terinfeksi HIV. Status HIV ayah TIDAK mempengaruhi status HIV bayi.
  • Mengapa? Kita sering salah ngomong bahwa salah satu cairan tubuh manusia yang mengandung HIV adalah ‘cairan sperma’. Ini SALAH! Yang mengandung virus pada laki-laki yang HIV-positif adalah air mani, BUKAN sperma. Hal ini ibarat ikan dalam air laut: airnya mengandung virus, bukan ikan. Sperma tidak mengandung virus, dan oleh karena itu, sel telur ibu TIDAK dapat ditularkan oleh sperma!
  • Jelas, bila perempuan tidak terinfeksi, dan melakukan hubungan seks dengan laki-laki tanpa kondom, ada risiko perempuan tersebut tertular. Dan bila perempuan terinfeksi pada waktu tersebut, dia sendiri dapat menularkan virus pada bayi. Tetapi laki-laki tidak dapat langsung menularkan janin atau bayi. Hal ini menekankan pentingnya kita menghindari infeksi HIV pada perempuan.

 

Dan rujukan PMTCT terdapat di :

Jakarta:

  • RSU Dr Cipto Mangunkusumo
  • RSPAD Gatot Subroto
  • RSU Tarakan Jakarta
  • RS St. Carolus
  • RSU Persahabatan
  • RSAL Dr Mintoharjo
  • RS Polri Kramat Jati
  • RSU Budhi Asih
  • RSAB Harapan Kita
  • RSU Koja
  • RSPI Sulianti Saroso
  • RS Kanker Dharmais
  • RSUD Cengkareng
  • RSU Fatmawati
  • RS FK UKI
  • RSKO
  • RS Duren sawit
  • RS Kramat 128
  • RSU Pasar Reb

 

Atau buka di http://spiritia.or.id/rsrujukan.php#DKI%20Jakarta.

Atau Sahabat GueTau bisa juga meng-install aplikasi AIDS Digital di handphone Andorid, Blackberry ataupun iPohone.

 

Itu dia Sahabat GueTau sedikit informasi mengenai anak dan HIV semoga informasi tersebut bisa menjadi tambahan ilmu Sahabat GueTau untuk bisa menyikapi bahwa banyak hal penting yang ada di sekitar kita yang terlihat sepele tetapi berdampak besar ke depannya. Ingat jauhi virusnya bukan orangnya ciptakan “Indonesia tanpa stigma” mulai dari sekarang.

 

Ditulis oleh Danish Mohhad

 

Referensi:

  1. http://spiritia.or.id/li/bacali.php?lino=612
  2. http://pramareola14.wordpress.com/2012/12/12/lindungi-perempuan-dan-anak-dari-hiv-hari-aids-sedunia-2012/
  3. http://www.ippi.or.id/pencegahan-penularan-hiv-dari-ibu-ke-bayi-pmtct.html
  4. http://spiritia.or.id/rsrujukan.php#Jawa%20Barat

 

related post

One thought on “Mencegah Penularan HIV ke Perempuan dan Anak

  1. Sinta says:

    Boleh dibantu info untuk dokter di rs harapan kita untuk program pmtct

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nineteen − twelve =