Ragam Kampanye Anti Pelecehan Seksual di Dunia

posted on 19/09/2016

    “Berdasarkan data dari salah satu Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) yang bernama Stop Street Harassment (SSH), sebanyak 65% dari perempuan pernah mengalami pelecehan seksual paling tidak satu kali dihidup mereka.”

Sahabat GueTau pasti familiar dengan salah satu permasalahan yang sering terjadi di sekitar kita, yaitu pelecehan seksual. Pelecehan seksual ini dapat terjadi dimana saja entah itu di jalan, di mall, atau bahkan di kantor.

Pelecehan seksual menjadi salah satu permasalahan yang terus-menerus terjadi, hal ini dibuktikan dengan banyaknya fenomena-fenomena yang terjadi dari tindakan ‘cat-calling’*, pemerkosaan, dan adanya kontak fisik yang dilakukan tanpa izin dari kita.

Banyak sekali perempuan pernah mengalami gangguan-gangguan yang terjadi dalam ranah publik. Berdasarkan data dari salah satu Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) yang bernama Stop Street Harassment (SSH), sebanyak 65% dari perempuan pernah mengalami pelecehan seksual paling tidak satu kali dihidup mereka. Data ini membuktikan bahwa permasalahan pelecehan seksual ini sudah menjadi salah satu permasalahan yang telah dialami oleh banyak orang.

Pelecehan seksual ini bukan hanya terjadi pada perempuan saja lho. Laki-laki juga dapat mengalami pelecehan seksual, bahkan pelecehan seksual ini terjadi pada anak-anak! Seram sekali ya.

Karena tingkat prosentase pelecehan seksual yang terjadi, beberapa negara di dunia melakukan suatu aksi berupa kampanye yang menyuarakan keluh kesah perempuan dan laki-laki untuk sama-sama. Inti dari kampanyenya adalah mengurangi pelecehan seksual yang terjadi.

Negara mana saja ya kira-kira?

1. New York

Sebuah inisiatif eksperimen sosial datang dari warga New York ini. Mereka menyimpan kamera tersembunyi yang menyoroti salah satu perempuan bernama Shoshana B. Roberts. Shoshana berjalan di layaknya pejalan kaki biasa.

Selama 10 jam berjalan, ada 100 situasi yang dialami oleh Roberts. Beberapa pelecehan yang dialami oleh Roberts adalah tindakan catcalls, komentar mengenai tubuhnya, hingga penguntitan.

2. India

Beberapa perempuan di India melakukan aksi kampanye dengan menyebarluaskan beberapa foto yang memberikan kritik terhadap pola perilaku yang menjurus kepada pelecehan seksual yang terjadi di dunia.

Mereka menyuarakan suara mereka melalui tulisan dan foto dengan menyebutnya ‘Speaking Frame’ yang dilakukan dengan memegang salah satu papan yang bertuliskan kritikan-kritikan sosial terhadap konstruk yang terjadi di masyarakat. Nah, inilah beberapa contoh kampanye yang dilakukan:

3. Korea

People Unite Against Street Harassment (PUSH) adalah salah satu kampanye yang diinisiasi di Korea. Kampanye ini menjadi salah satu gerakan yang dilakukan oleh masyarakat di Korea yang peduli terhadap kasus pelecehan seksual.

PUSH juga memberikan layanan yang disebarluaskan melalui media facebook untuk memberikan bantuan bila sesuatu terjadi. Selain itu, PUSH juga memberikan fasilitas konseling terhadap korban pelecehan seksual juga memberikan suatu kelas yang dapat diikuti secara gratis.

4. Afrika Selatan

Afrika Selatan juga mempelopori salah satu kampanye yang disebut dengan ‘No More Street Harassment’. Aksi dan kampanye ini adalah membuat wadah bagi masyarakat untuk berbagi cerita mereka mengenai pelecehan seksual yang mereka alami. Tujuan dari kampanye ini adalah untuk menciptakan suatu lingkungan yang nyaman untuk perempuan-perempuan di dunia.

Kampanye ini digerakkan oleh aktivis-aktivis yang mendukung feminisme di Afrika Selatan. Mereka memiliki keinginan untuk menghentikan pelecehan seksual yang tentu merugikan.

Seru ya jika ada banyak inisiatif serupa di seluruh penjuru dunia. Ada gak sih di sekitar kalian inisiatif seperti ini? Ceritakan yuk ke GueTau melalui info@Guetau.com!

Mari hentikan bersama pelecehan seksual yang terjadi di sekitar kita!

*Cat-calling: Menyuarakan bebunyian atau keributan kepada seseorang di depan publik yang membuat orang itu tidak nyaman (biasanya kepada pembicara, performer, atlet, dll.) —sumber

Oleh Heisa Khairunisa

Referensi:
1. http://www.stopstreetharassment.org/

related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × four =