Ada Apa Dengan Kasus Bunuh Diri?

posted on 23/03/2017

 

“Dalam seminggu, ada dua kasus bunuh diri terjadi.”

Minggu ini, publik dikejutkan dengan kasus bunuh diri yang terungkap dan diangkat menjadi judul berita di media. Kasus bunuh diri yang terjadi dilakukan karena banyak alasan. Salah satu di antaranya karena masalah rumah tangga. GueTau merangkum beritanya.

Bunuh Diri ‘Live’ di Facebook

Sumber: sarcasmlol.com

Seorang laki-laki membiarkan netizen di facebook menyaksikan aksi gantung diri yang dilakukannya. Live facebook selama 45 menit tersebut segera dihapus dari laman facebook tersebut setelah mendapat banyak laporan dari pengguna facebook. Aksi gantung diri ini disinyalir karena masalah rumah tangga. Dalam video gantung dirinya, laki-laki berusia 35 tahun tersebut mengungkapkan bahwa ia sangat mencintai istrinya. Ia juga memberikan pesan untuk istrinya agar menjaga anak-anaknya. Belakangan diketahui bahwa ia ditinggalkan oleh istrinya.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Samuel Abrijani, sangat memperhatikan konten yang beredar di media sosial, karena menurutnya konten-konten yang ada di media sosial memberikan pengaruh besar kepada kehidupan masyarakat.

Manajer JKT48 Ditemukan Tewas Gantung Diri

Sumber: wartakota.com

Berita bunuh diri datang dari dunia hiburan. Manajer grup musik JKT48 bernama Inao Jiro ditemukan tewas di kamarnya. Menurut kesaksian asisten rumah tangganya, tidak terlihat keanehan. Jiro menjalani harinya seperti biasa. Kapolsek Pondok Aren Komisaris, Indra Ranudikarta, menjelaskan bahwa belum ada kepastian mengenai penyebab bunuh diri Jiro. Namun demikian, beredar kabar bahwa aksi gantung diri Jiro disebabkan oleh beban kerja yang berat.

Beberapa Penyebab Bunuh Diri

Ada banyak penyebab bunuh diri. Perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut agar dapat diketahui mengapa seseorang melakukan bunuh diri. Berdasarkan situs mentalhealthdaily.com, setidaknya ada 15 penyebab bunuh diri, dari gangguan kesehatan jiwa sampai obat-obatan yang dikonsumsi oleh seseorang.

Melihat kasus bunuh diri di atas, ada pengalaman tekanan tinggi dan pengalaman traumatis yang dialami oleh korban. Juga ada potensi depresi pada diri korban. Pengalaman traumatis yang dialami korban membuat korban sulit melepaskan diri dari rasa menderita yang dialaminya.

Oleh GueTau

Sumber:

http://www.thejakartapost.com/news/2017/03/18/indonesian-man-broadcast-his-suicide-on-facebook-shocking-netizens.html

http://news.liputan6.com/read/2894954/detik-detik-inao-jiro-manajer-jkt48-ditemukan-tewas-gantung-diri

http://news.liputan6.com/read/2895541/polisi-belum-pastikan-jiro-jkt48-bunuh-diri-akibat-tekanan-kerja

related post

Hapus Stigma, Peduli Sesama, Sayangi Jiwa

posted on 04/09/2013

Sahabat GueTau, sudah baca artikel mengenai bunuh diri ini sebelumnya? WHO sejak tahun 2003 telah menganggap issue bunuh diri ini sebagai s

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × two =