Serunya Menjadi Relawan

posted on 24/12/2013

“Sesuatu yang berat akan terasa ringan jika dikerjakan bersama” Ismah, relawan Grosteen Neasta.

Yap, sesuatu yang berat akan terasa ringan jika dikerjakan bersama, termasuk dalam lembaga atau organisasi apalagi organisasi berbasis kerelawanan. Nah, sehubungan dengan Hari Relawan Internasional pada 5 Desember kemarin, GueTau akan membahas tentang kerelawanan.

 

Mengartikan Relawan

Sebenarnya, menurut Sahabat GueTau relawan itu apasih? menurut pernyataan Thifa relawan Save Street Child, relawan adalah orang yang mendedikasikan waktu, tenaga, pikiran untuk isu sosial yang dikerjakan dengan hati yang ikhlas. Selain itu menurut Retha, co-Founder indorelawan.com, relawan merupakan orang yang berkontribusi langsung membantu orang atau kelompok lain, baik dalam bentuk tenaga, keahlian, waktu, kehadiran, agar orang atau kelompok tersebut mencapai tujuannya. Bener banget tuh Sahabat, ketika menjadi relawan seseorang harus mampu mendedikasikan kemampuannya secara ikhlas untuk pengembangan pribadi dan organisasinya di isu yang diperjuangkan.

Dalam berkontribusi, relawan “menyumbangkan” waktunya, yang tidak dibayar secara profesional. Meskipun demikian, menjadi relawan tetap memerlukan prinsip profesionalisme tinggi agar bantuan yang diberikan tetap berkualitas, dengan demikian bisa berdampak lebih baik bagi pihak yang dibantu.

Konsep relawan sebetulnya sama dengan kerja sosial. Selama ini kita mungkin hanya tahu dalam bentuk kerja bakti, bersih-bersih lingkungan, donasi ke panti asuhan. Padahal bentuknya bisa bermacam-macam lagi, misalnya membacakan buku cerita di panti asuhan (lalu direkam dijadikan audiobook untuk kawan tuna netra), membantu membersihkan sampah plastik di jalanan sekitar rumah/sekolah/kampus/kantor dan sebagainya, dan yang penting ikhlas.

 

1001 Alasan menjadi Relawan

Oh iya, banyak loh alasan untuk menjadi relawan, mulai dari alasan gairah (passion) sampai alasan mengisi waktu luang, selain itu menambah teman juga menjadi alasan untuk menjadi relawan. Menurut Ismah relawan Grosteen Neasta, dia ingin menjadi relawan karena passionnya dan karena ingin mengisi waktu remajanya, “Saya ingin menjadi remaja yang bisa lebih bermakna…” tuturnya. Sementara itu, menurut Etha relawan Terminal Hujan, tidak perlu ada alasan menjadi relawan, selagi masih bisa berjuang menyuarakan isu, kenapa tidak untuk menjadi relawan.

“Ketika menjadi relawan kita berarti memberi dengan ikhlas, kita bisa menolong orang lain, bisa lebih peduli dan bersyukur, juga dapat membuat hidup lebih bahagia dan bermakna.” Etha relawan Terminal Hujan.

 

Volunteer2

 

Manfaat Menjadi Relawan

Ternyata banyak loh keuntungan menjadi relawan seperti yang diungkapkan Etha di atas. Selain itu, ketika menjadi relawan banyak lagi keuntungan seperti bisa mendapatkan teman, bisa berpartisipasi aktif dalam organisasi dan sebagainya. Eits, tapi tunggu dulu, keuntungan disini bukan dalam bentuk uang ya, karena relawan bekerja tanpa imbalan uang, melainkan bekerja atas dedikasi dan keikhlasan. Dan menurut Regina relawan Aliansi Remaja Independen, keuntungan menjadi relawan itu terlalu banyak mulai dari meningkatkan percaya diri sampai bisa menyuarakan isu yang diperjuangkan. Menurutnya lagi, keuntungannya lebih banyak daripada kesulitan yang dihadapi.

Tapi, dibalik banyaknya keuntungan yang didapatkan ketika menjadi relawan, ternyata banyak juga kesulitan yang dihadapi ketika menjadi relawan. “Saya gak bisa berbohong akan adanya beban ketika menjadi relawan, terutama kesulitan menata waktu dan keuangan…” Regina, relawan Aliansi Remaja Independen. Itulah beban menjadi relawan tetapi menurut Etha relawan Terminal Hujan:

“Beban dan keuntungan itu seperti hukum alam, ketika kita memberi itu berarti kita akan menerima.”

Benar juga pernyataan tersebut, ketika kita memberi itu sama saja kita akan menerima, entah itu dalam bentuk kepuasan psikologis maupun kepuasan spiritual. Jadi, beban menjadi relawan secara tidak langsung akan tergantikan dengan kepuasan dan keuntungan yang didapatkan. Oh iya, ketika menjadi relawan kita juga bisa mendapatkan pengalaman dan dapat belajar lebih ikhlas.

Retha sebagai co-founder indorelawan.com mengharapkan kepada organisasi berbasis kerelawanan di Indonesia agar meningkatkan pebaikan manajemen relawannya. Karena jika manajemen relawannya baik, pasti sangat membantu dalam berjuang mencapai apapun tujuan besar kemanusiaan yang dimiliki, baik itu isu lingkungan, tata kelola pemerintahan, transparansi, hak asasi manusia, hak binatang, kesetaraan gender, hak penyandang difabel, hak LGBT, perbaikan situasi dunia kesenian, kualitas pendidikan, pengentasan kemiskinan, dan lain sebagainya.

Sudah taukan bagaimana serunya menjadi relawan, yuk kalau mau tau lebih lanjut mengenai relawan, boleh e-mail ke info@guetau.com.

 

Ditulis oleh Achmad Mujoko

 

related post

2 thoughts on “Serunya Menjadi Relawan

  1. astri yunistia says:

    Saya tertarik menjadi relawan

  2. Riris haryati says:

    Sy tertarik jadi relawan, membantu di panti asuhan di jkt. Cara mendaftar gmn ya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × five =