3 Pembelajaran Hidup dari Traveling

posted on 24/10/2013

Sahabat GueTau pasti pernah merasa capek dan lelah karena segala aktivitas yang kamu jalankan ya. Apalagi buat Sahabat GueTau yang tinggal di kota besar, semisal Jakarta yang identik dengan kemacetan, suhu udara yang panas, bising dan dengan segala kepenatan lainnya. Untuk mengatasi ini, refreshing adalah jawabannya. Refreshing adalah suatu cara untuk menyegarkan kembali pikiran yang sudah jenuh. Refreshing biasanya dilakukan ketika libur panjang maupun weekend, tergantung jarak tujuannya.

Ada banyak cara untuk refreshing, salah satunya adalah dengan traveling. Biasanya traveling bertujuan mengunjungi ke objek wisata yang memiliki pemandangan alam yang menakjubkan, tetapi tidak menutup kemungkinan traveling menuju ke objek budaya.

  

Pembelajaran dari Traveling

Selain untuk refreshing, traveling juga memiliki manfaat lain yaitu untuk menyalurkan hobi. Ada beberapa orang yang menjadikan traveling sebagai hobinya, karena traveling dianggap memiliki tantangan saat menuju tujuan.

Seorang traveler akan mempersiapkan segala sesuatunya dengan mantap sebelum ia berangkat menuju tujuan. Seorang traveler akan berusaha menikmati perjalanannya atau bahkan persiapan sebelum perjalanannya. Dengan begitu, seorang traveler tidak merasakan jenuh selama perjalanan dan dapat menikmati tujuan traveling-nya.

Traveling memiliki filosofi tersendiri loh Sahabat GueTau, dimulai dari perencanaannya, persiapannya sampai pada saat perjalanan ke tempat tujuan.

 

  1. Traveling mengajarkan kita bagaimana merencanakan kehidupan

Pertama, pada perencanaan dan persiapan, seorang traveler akan mempersiapkan segala sesuatu sebelum perjalanannya dimulai. Ia akan mempersiapkan segala kemungkinan yang ada mulai dari tujuan, biaya, transportasi, akomodasi, konsumsi dan sebagainya. Tahap perencanaan ini dapat difilosofikan sebagai perencanaan masa depan, dimana seseorang dituntut untuk memiliki bekal hidup sebelum mencapai tujuannya. Kebanyakan orang berpikir bahwa bekal hidup hanyalah uang, padahal uang bukanlah segalanya dan juga bukan merupakan ukuran kebahagiaan. Bekal hidup dapat berupa pendidikan yang akan sangat berguna untuk saat ini dan masa depan.

 

  1. Traveling mengajarkan kita bagaimana menikmati kehidupan

Kedua, yaitu ketika dalam perjalanan, seorang traveler akan menikmati setiap perjalanannya, baik susah maupun senang. Namun demikian, ada juga loh orang yang merasa jenuh saat traveling. Biasanya karena orang tersebut tidak tahu cara menikmati perjalanan, bahkan merasa jenuh saat sudah mencapai tujuan. Berbeda dengan traveler yang menikmati perjalanannya, dia akan merasa sangat menikmati dan merasa lebih bahagia ketika sudah sampai ketujuannya tersebut. Sesunggugnya, tahapan traveling memiliki filosofi tentang perjalanan kehidupan. Dimana banyak orang cepat merasa jenuh ketika sedang melakukan sesuatu. Ketika kita dihadapkan dengan suatu masalah, kita lebih suka mengeluhkannya dan melakukannya dengan terpaksa. Belajar dari filosofi traveling, maka ketika kita dihadapkan dengan masalah kita sebaiknya kita menikmatinya dan mencari jalan keluar terbaik, bukan memaksakannya dan mengeluhkannya.

 

  1. Traveling mengajarkan kita bagaimana mensyukuri kehidupan

Terakhir, yakni ketika sampai tujuan yakni merupakan momen terindah bagi seorang traveler. Banyak cara untuk menikmati tujuan, yaitu dapat melihat pemandangan, berfoto, berkontemplasi, bermeditasi dan sebagainya. Ketika menikmati tujuan, seorang traveler diajak berfikir oleh lingkungan sekitar, tentang bagaimana melihat keberagaman dan harmonisasi alam semesta, serta berterimakasih kepadanya. Pikiran bagaimana sebuah perjalanan menjadi sukses, perlu perjuangan, mulai daripersiapan, perjalanan dan sampai ketujuan. Pada dasarnya, traveling adalah tentang bagaimana seseorang mempersiapkan hidup, menikmati hidup dan bersyukur atas kehidupan.

 

Tips Traveling Ala Backpacker

Untuk sahabat GueTau yang memiliki rencana untuk traveling, GueTau akan memberikan sedikit tips traveling ala backpacker yang hanya membutuhkan sedikit biaya tapi mendatangkan kebahagiaan yang luar biasa.

  • Perencanaan yang matang
  • Berkelompok
  • Bawa barang seperlunya.
  • Kenali adat dan budaya di tempat berkunjung.
  • Mudah bergaul dan bersosialisasi terhadap orang-orang sekitar.
  • Tetap waspada bagi diri sendiri dan rekan se-perjalanan.
  • Membawa uang lebih.
  • Jaga kondisi tubuh

 

Karena traveling berbicara tentang menikmati perjalanan, jika seorang traveler pergi tetapi tidak menikmatinya, semuanya akan menjadi sia-sia. Untuk sahabat GueTau yang mau tanya-tanya seputar traveling atau mau mengajak Crew GueTau traveling. Sahabat GueTau bisa menghubungi kami di info@guetau.com.

“Whatever something good or bad, please enjoy first!”

Ditulis oleh Achmad Mujoko

 

Referensi :

  1. http://tambora.web.id

 

related post

Serunya Jadi Backpacker!

posted on 11/08/2014

“Sensasi memegang kendali pada sebuah perjalanan dan benar-benar ‘tersesat’ di tengah keramahan dan keindahan destinasi wisata akan me

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

15 − six =