Sunat untuk Laki-Laki: Tuntutan untuk Kesehatan atau Persyaratan agama tertentu?

posted on 06/03/2013

Sunat atau khitan berarti ‘memotong’. Secara terminologis, artinya memotong kulit yang menutupi alat kelamin laki laki (penis). Untuk Sahabat GueTau, mungkin semua tahu bahwa bagi yang beragama muslim, bagi anak laki-laki yang sudah baligh, sunat diharuskan. Mungkin juga banyak yang mendengar kalau anak laki-laki yang sudah baligh dan belum sunat, maka sholatnya di anggap tidak sempurna. Makanya, sunat pun jadi wajib bagi umat yang beragama muslim. Meskipun nyatanya, ada juga laki-laki yang tidak beragama islam melakukan khitan.

Lambat laun para ahli kesehatan mulai  meneliti manfaat sunat untuk kesehatan. Dan para ahli ini mengungkapkan bahwa sunat bagi laki-laki sangat baik untuk kesehatan karena membuang anggota tubuh yang menjadi tempat persembunyian kotoran, virus, dan bau tidak sedap. Asal tahu saja, pada saat lelaki buang air kecil, air seni keluar melewati kulit yang menutupi alat kelamin, maka endapan kotoran sebagian tertahan pada kulit tersebut. Semakin lama endapan tersebut semakin banyak. Bisa dibayangkan seberapa sering seseorang kencing dalam sehari dan berapa banyak endapan yang disimpan oleh kulit penutup kelamin dalam setahun.

Para peneliti menganalisa data yang dikumpulkan Christchurch Health and Development Study, yang mencakup kelompok kelahiran anak dari Selandia Baru. Dalam studi ini, responden laki-laki dibagi menjadi dua kelompok berdasarkan status khitan sebelum usia 15 tahun dan kelompok yang mengalami infeksi menular melalui hubungan seks antara usia 18 dan 25 tahun yang ditentukan melalui sebuah kuisioner. Hasilnya, sebanyak 356 anak laki yang tak dikhitan memiliki risiko 2,66 kali serangan infeksi yang menular melalui hubungan seks dibandingkan dengan 154 anak laki yang disunat, demikian kesimpulan pemimpin peneliti Dr. David M. Fergusson dan rekan dari Christchurch School of Medicine and Health Sciences.

Selain itu, dengan sunat, laki-laki juga gampang membersihkan alamat kelamin bila sudah buang air kecil. Proses penyunatan pun sekarang sudah mengalami kemajuan, dari yang semula menggunakan gunting dan bambu hingga sekarang yang sudah menggunakan laser sehingga tidak terlalu memakan waktu.

Nah, sekarang sudah pada tahu manfaat sunat. Jadi, teman-teman tidak usah takut untuk disunat dan kalau kita sunat, itu tidak mengubah keyakinan seseorang untuk percaya pada agama yang di anutnya.

Nyatanya, sunat memang bukan sekadar ajaran agama tapi memang memiliki manfaat bagi kesehatan, terutama kesehatan seksual dan reproduksi laki-laki.

___

Ditulis oleh Deni

related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four − three =