Laki-Laki Juga Bisa Jadi Korban Pemerkosaan

posted on 16/01/2013

Iya dan sering. Mindset ketika mendengar kata-kata “perkosaan” atau “kekerasan seksual” kebanyakan orang secara otomatis adalah korbannya perempuan. Padahal hal ini tidak selalu benar. Laki-laki dapat diperkosa. Juga, perempuan bisa memperkosa orang. Terlepas dari bagaimana perkosaan didefinisikan secara hukum, dipaksa untuk melakukan sesuatu secara seksual yang kamu tidak setujui itu salah dan dapat menimbulkan efek buruk – tanpa memandang jenis kelamin.

Laki-laki dapat ditembus oleh penis atau benda, anal, misalnya. Hanya karena seorang laki-laki sedang ereksi tidak berarti bahwa ia ingin seks. Ereksi hanyalah sebuah respon terhadap rangsangan-reaksi yang normal, tak sadar bahwa tubuh telah-dan kadang-kadang bisa terjadi karena takut, shock atau tanpa alasan yang jelas sama sekali.

Sulit bagi siapa pun untuk melaporkan perkosaan atau kekerasan seksual. Seorang laki-laki apalagi, mungkin merasa malu karena bisa-bisa tidak lagi jadi “laki-laki sejati” jika ia diperkosa, atau ia mungkin merasa seperti tidak ada yang akan percaya. Jika orang yang memperkosa dirinya adalah laki-laki, ia mungkin khawatir pemerkosaan “membuatnya gay.” Atau dia mungkin khawatir bahwa orang lain akan berpikir dia gay. Jika seorang pria gay atau biseksual yang diperkosa oleh pria lain, orang kadang-kadang berpikir bahwa ia “meminta” atau bahwa dia mengada-ada. Ini semua adalah contoh dari mitos yang di luar sana yang dapat semakin mempersulit orang-orang yang telah diperkosa untuk mendapatkan bantuan. Siapapun itu – korban pemerkosaan tidak perlu merasa bersalah atau malu jika mereka diperkosa. Ini bukan kesalahan mereka, melainkan kesalahan pelaku.

Seseorang bersalah karena pemerkosaan -tak peduli mereka laki-laki atau perempuan- telah menyakiti orang lain secara fisik dan psikologis. Seseorang yang telah diperkosa berhak untuk mendapatkan pemulihan dan perlindungan menyeluruh dari stigma yang biasanya menempel pada diri korban.

___

Sumber: SexEtc.org

related post

3 thoughts on “Laki-Laki Juga Bisa Jadi Korban Pemerkosaan

  1. Benny says:

    Pernah ada sbuah kasus dimana seorang perampok pria hendak merampok salon seorang wanita yang ternyata mampu membekuknya. Alhasil, si perampok pria malah diperkosa habis-habisan oleh pemilik salon. Tak bisa diragukan lagi, lelaki sendiri bisa menjadi korban pelecehan seksual di saat ada relasi kuasa yang timpang 😀

  2. waaah, harus hati-hati nih gan, hehe

  3. Semprot says:

    Apa ini salah satu tanda emansipasi wanita? 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 × 2 =