Mitos dan Fakta Kesehatan Seksual

posted on 28/04/2014

mitos fakta

Seksualitas merupakan hal yang menarik untuk dibahas. Meskipun demikian, masih banyak mitos yang beredar di masyarakat mengenai seksualitas.  Untuk itu, GueTau akan mengupas beberapa mitos seksualitas dan memberikan fakta untuk Sahabat GueTau.

 

condom

Mitos: Seks dengan kondom terasa berbeda untuk laki-lakisehingga mengganggu hubungan seksual.

Fakta: Kondom sangatlah tipis dan terbuat darilateks maupun poliuretan. Kondom tidak mengubah atau mengurangi rasa selama berhubungan seksual. Menggunakan setetes atau dua tetes pelicin berbahan dasar air dapat menciptakan sensasi rasa untuk laki-laki. Banyak laki-laki merasa kondom membantu mereka merasa lebih nyaman dan menikmati hubungan seksual. Kondom juga dapat membantu kedua pasangan untuk lebih santai dan mengurangi risiko kehamilan. Banyak laki-laki mampu bertahan lebih lama saat berhubungan seksual menggunakan kondom.

 

fireworks

Mitos: Semua orgasme terasa seperti ’ledakan’.

Fakta: Benar-benar sangat sulit untuk menggambarkan orgasme dan bagaimana rasanya. Orgasme selalu dirasakan berbeda dan tidak persis sama dari satu orang ke orang lain. Bahkan juga mungkin berbeda dari orgasme satu dan orgasme yang lain. Sensasi dapat digambarkan sebagai rasa menggelitik, lemas, ataupun juga seperti gelombang yang menjalar ke seluruh tubuh. Sensasi tersebut merupakanpelepasan dari tekanan yang dibangun oleh tubuh, terutama di sistem saraf kita.

 

 rambut

Mitos: Semua orang lebih menyukai jika rambut kemaluan dicukur.

Fakta: Semua orang memiliki rasa es krim favorit yang sama. Terdengar logis? Tentu tidak. Maka, apakah seorang laki-laki ataupun perempuan memilih untuk mencukur atau tidak bergantung pada kenyamanan mereka sendiri.

 

               douching

Mitos: Membersihkan vagina dengan sabun khususmerupakan cara yang baik untuk membuat vagina lebih bersih.

Fakta: Dulu sempat dipercaya bahwa membersihkan vagina dengan sabun khusus merupakan cara yang baik untuk membersihkan vagina. Tetapi, sekarang telah ditemukan fakta bahwa vagina dapat melakukan pekerjaan tersebut secara mandiri, sehingga saat ini membersihkan vagina dengan sabun khusus dianggap tidak baik. Hal ini karena tingkat ph atau keasaman alamivagina dapat berubah akibat sabun tersebut, sehingga dapat membunuh bakteri baik yang ada di vagina.

 

oral contraceptive

Mitos: Meskipun menggunakan kontrasepsi oral, perempuan tetap dapat hamil karena tetap mengalami menstruasi.

Fakta: Kontrasepsi oral bekerja dengan tiga cara: untuk mencegah ovulasi (pematangan sel telur), menebalkan lendir leher rahimsehingga mencegah sperma mencapai sel telur, dan membuat lapisan rahim lebih tipis sehingga mengurangi kemungkinan sel telur yang sudah menyatu dengan sperma menempel di rahim. Jadi meskipun tetap mengalami menstruasi, namun risiko kehamilan sangat kecil.

1st sex

Mitos: Berhubungan seksual pertama kali selalu sangat menyakitkan dan menyebabkan banyak pendarahan.

Fakta: Rasa sakit yang dirasakan ketika pertama kali berhubungan seksual sangat mungkin berbeda antara satu orang dengan orang lain. Beberapa perempuan merasa sakit sedikit dan hilang dengan cepat, sedangkan perempuan lain mungkin merasa sakit sekali. Fakta yang penting untuk dicatat adalah bahwa setiap orang memiliki ambang nyeri mereka sendiri. Jika kamu sudah siap untuk berhubungan seksual, maka tubuhmu akan merasa nyaman sehingga mengurangi rasa sakit atau bahkan tidak merasa sakit sama sekali.

sex2

Mitos: Semua perempuan dapat mengalami orgasme hanya dengan hubungan seksual melalui vagina.

Fakta:Ini merupakan pertanyaan yang sering diajukan. Studi paling baru mengatakan bahwa kebanyakan perempuan tidak mendapatkan orgasme jika hanya dengan stimulasi pada vagina. Sebanyak 70% perempuan mencapai orgasme dengan stimulasi vagina maupun area tubuh lainnya, seperti klitoris.

 

Mungkin sebagian besar dari Sahabat  GueTau sudah pernah mendengar atau mungkin malah sudah meyakini mitos-mitos kesehatan seksual diatas. Memang tidak mudah untuk menepis mitos-mitos tersebut apalagi bila mitos tersebut sudah turun menurun dari generasi ke generasi. Untuk itu kita perlu memiliki pemahaman konsep-konsep dasar kesehatan seksual  sehingga mampu meluruskan anggapan-anggapan yang salah tentang seksualitas.

 

Sekian informasi dan penjelasan mengenai mitos dan fakta kesehatan seksual. Semoga bisa menambah pengetahuan untuk Sahabat GueTau. Jika ada pertanyaan lebih lanjut mengenai mitos dan fakta kesehatan seksual, Sahabat GueTau bisa mengirimkan e-email ke info@Guetau.com.

 

Ditulis oleh Selvi Agnezmo 

 

Referensi:

  1. https://www.google.com.gambarkesehatanseksual
  2. www.scarleteen.com
  3. http://www.who.intcampaignsworld-health-day2014
  4. https://www.google.com.harikesehatansedunia

related post

#CariTau 7 Mitos HIV dan AIDS

posted on 28/12/2015

Sumber “Hingga saat ini HIV telah membunuh sekitar 39 juta orang, akan tetapi bahaya sesungguhnya adalah kesalahpahaman dan juga stigma ak

Kupas Stereotipe “Seperti Anak Perempuan”

posted on 25/04/2015

Ungkapan “seperti anak perempuan” biasa digunakan masyarakat untuk mengejek seseorang yang lemah, cengeng, cerewet atau hal berkonotasi

Bantah Mitos HIV dengan ESSE

posted on 01/12/2014

Kamu adalah remaja yang peduli sesama? GueTau.com yakin Sahabat GueTau adalah remaja keren yang sangat peduli terhadap orang di sekitarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

seventeen − 13 =