Mari Kita Selesaikan Mitos Keperawanan Yang Semakin Aneh Ini

posted on 31/01/2016

    hymen-horiz
    Sumber

“…bahkan, ada sebagian perempuan yang lahir tanpa selaput dara.”

Selama ini, selaput dara diyakini menjadi identitas keperawanan bagi seorang perempuan. Jika robek, berarti tidak perawan dan kamu tak lagi suci sebagai perempuan. Kenyataannya, robeknya selaput dara ini dapat disebabkan oleh berbagai hal selain penetrasi penis kedalam vagina. Bahkan, ada sebagian perempuan yang lahir tanpa selaput dara. Lho, jadi gimana sih sebenarnya?

Apa itu Selaput Dara?

Sahabat GueTau, selaput dara atau secara biologis disebut dengan hymen adalah lapisan tipis seperti selaput lendir yang menutupi atau mengelilingi liang vagina bagian luar. Letak selaput ini berada di antara bibir luar vagina, kira-kira 2-3 cm, dan bentuknya bulat mengikuti bentuk liang vagina.

Selaput dara memiliki bentuk dan jenis yang beragam, yang paling umum dimiliki oleh setiap perempuan adalah selaput dara jenis bulan sabit, jenis selaput dara seperti ini berbentuk seperti cincin yang tidak sempurna bulatannya, lapisannya sangat tipis, sehingga mudah robek jika melakukan aktifitas yang terlalu berat, seperti berkuda atau bersepeda.

Keperawanan dan Kebaikan Moralmu Ditentukan oleh Selaput Dara (Duh!)

Bahwa selaput dara merupakan simbol keperawanan, sudah menjadi satu keyakinan yang diwariskan turun temurun. Anggapan ini berasal dari keyakinan bahwa vagina yang selaput daranya utuh berarti tak pernah disentuh (baca: berhubungan seksual). Padahal, kalau memang seketat itu melapisi vagina, darimana darah menstruasi keluar?

Dampak dari keyakinan masyarakat tersebut, kita yang perempuan harus menjaganya dengan seluruh nyawa. Namun sayang sekali karena keyakinan ini tak selamanya benar. Selaput dara dan keutuhannya benar-benar di luar kontrol kita.
Ketebalan selaput dara setiap perempuan berbeda-beda. Hal tersebut disebabkan oleh perubahan kadar hormon esterogen. yang membuat setiap selaput dara memiliki tingkat ketebalan yang berbeda. Selaput dara atau hymen hanya memiliki sedikit pembuluh darah. Semakin tipis selaput dara, semakin sedikit darah yang keluar saat selaput ini robek.

Bahkan, Jika Sealaput Dara Robek, Belum Tentu Karena Hubungan Seksual!

Karena kondisinya yang berbeda-beda pada tiap perempuan, tidak semua hymen robek pada saat berhubungan seksual. Ada beberapa perempuan yang selaput daranya tidak lagi utuh karena kecelakaan atau olahraga yang melibatkan bagian tungkai atas, misalnya, beladiri, berkuda, atau bersepeda. Kalau kamu seorang pemandu sorak, gerakan seperti split juga bisa membuat selaput dara ini robek.

Terdapat perbedaan pada selaput dara yang robek. Jika selaput dara robek akibat melakukan hubungan intim, maka selaput daranya akan robek hingga kedasar, sedangkan selaput dara yang robek akibat jatuh atau kecelakaan maka selaput daranya hanya robek pada permukaannya saja. Bahkan, ada juga selaput dara yang tetap utuh walaupun sudah berhubungan seksual berkali-kali! Ini menyebabkan keheranan ketika seleksi pekerja sebuah institusi pemerintah mewajibkan perempuan untuk menunjukkan bahwa ia masih perawan. Tujuannya untuk apa ya kira-kira?

Pada dasarnya, tidak benar jika selaput daramu tak lagi utuh, berarti kamu sudah pernah berhubungan seksual. Kesucian bukan dinilai dari keutuhan selaput dara atau keluar/tidaknya darah saat malam pertama kamu menikah. Dan konsep keperawanan sendiri, sebenarnya hanyalah sebuah ide yang selalu digaungkan sejak dulu dan memberi dampak buruk untuk perempuan.

Punya pengalaman buruk tentang selaput dara ini? yuk berbagi di info@guetau.com

Oleh Intan Putri

Referensi:
1. http://dr.dannysatriyo.blogspot.co.id/2014/10/selaput-dara-hymen.html
2. http://www.alodokter.com/kaitan-antara-selaput-dara-dan-keperawanan

related post

Tes Keperawanan? Bahaya!

posted on 31/07/2014

Wacana maupun kebijakan tes keperawanan seperti pasang surut hangatnya di kalangan masyarakat. Namun, kebijakan tes keperawanan ini terus di

Berkenalan dengan Selaput Dara

posted on 23/01/2013

Hi Sahabat GueTau, kali ini kita akan belajar tentang Selaput Dara, mulai dari jenis dan bentuknya, sampai tentang kelainan pada selaput dar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one × one =