Bagaimana Proses Terjadinya Pubertas?

posted on 03/11/2015

Sumber: kaltimpost.co.id

Sumber: kaltimpost.co.id

“Bagi remaja perempuan, pubertas ditandai dengan menstruasi, sedangkan bagi remaja laki-laki ditandai dengan mimpi basah. Di luar itu, akan ada gejala-gejala lain seperti jatuh cinta, lebih memperhatikan penampilan, dan lain-lain.”

masa pekembangan

Pubertas adalah masa peralihan dimana terjadi perubahan fisik, psikis, dan perkembangan fungsi seksual baik bagi remaja perempuan maupun laki-laki. Pubertas dimulai dari usia 8-10 tahun dan berakhir pada usia 13-15 tahun, tergantung kondisi masing-masing remaja. Bagi remaja perempuan, pubertas ditandai dengan menstruasi, sedangkan bagi remaja laki-laki ditandai dengan mimpi basah. Di luar itu, akan ada gejala-gejala lain seperti jatuh cinta, lebih memperhatikan penampilan, dan lain-lain.

Saat pubertas terjadi perubahan hormon yang menyebabkan perubahan emosi bagi remaja, remaja bisa gampang marah, sedih, bahkan hingga bahagia yang berlebihan. Yap! Perubahan hormon inilah yang akan kita bahas dalam artikel ini.

Peran Kelenjar Pituitary

Pada masa-masa remaja tersebut, kelenjar pituitary akan bekerja lebih aktif. Kelenjar pituitary sendiri menghasilkan dua macam hormon, yaitu hormon pertumbuhan dan hormin gonadotropik. Hormon pertumbuhan berfungsi untuk mempengaruhi ukuran tubuh, seperti tinggi badan dan berat badan. Sedangkan hormon gonadotropik meningkatkan fungsi gonad.

Peran Gonad

Gonad laki-laki adalah testis sedangkan gonad perempuan adalah ovarium. Dengan seiring meningkatnya fungsi gonad, hal ini akan merangsang perkembangan kelenjar gonad atau kelenjar seks menjadi lebih aktif. Ciri-ciri seks primer dan sekunder akan muncul dikarenakan perkembangan gonad tersebut, baik pada remaja laki-laki maupun remaja perempuan.

Interaksi Kelenjar Pituitary dan Gonad

Hormon yang dikeluarkan gonad tersebut akan bereaksi terhadap hormon pertumbuhan. Lambat laun produksi hormon pertumbuhan akan berkurang sehingga menyebabkan terhentinya proses pertumbuhan pada manusia. Gonad akan terus berproduksi seumur hidup dan akan menurun saat mendekati menopause bagi wanita dan climacteric bagi pria.

Nah, begitulah perubahan hormon yang akan dialami oleh Sahabat GueTau yang baru mengalami pubertas. Masih penasaran dengan hal-hal lain mengenai pubertas? Baca terus guetau.com dan bagi pengalaman atau pertanyaan kamu ke info@guetau.com ya!

Referensi :
http://kulpulan-materi.blogspot.co.id/2012/03/sebab-sebab-pubertas.html

related post

Penjelasan Ilmiah Saat Kamu Jatuh Cinta

posted on 09/04/2015

“Karena cinta bukan hanya tentang hati maupun otak, tapi keduanya sama-sama terlibat.” Orang bilang, cinta itu tak ada logika. Dan semua

Yuk, Ngobrolin Pubertas sama Adik atau Kakak!

posted on 01/06/2014

  Memperingati Hari Keluarga Internasional yang jatuh pada tanggal 15 Mei, GueTau ingin mengajak kamu untuk makinterbuka kepada keluarg

Konsep Diri dan Body Image Remaja Waria remaja dengan Pemakaian Hormon atau Silikon

posted on 17/10/2012

Waria selalu identik dengan kecantikan. Selalu ada saja cara instant yang dilakukan oleh waria agar terlihat cantik dan feminim. Penggunaan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twelve − one =