Makin Peduli, Makin Laki-laki

posted on 02/12/2014

laki1

“Anggapan bahwa perempuan harus mengerjakan pekerjaan rumah tangga dan laki-laki yang harus bekerja mencari nafkah mulai dianggap kuno. Bahkan, di berbagai negara pun sudah mengembangkan sebuah perspektif baru mengenai konsep maskulinitas.”

 

Pekerjaan domestik, seperti memasak, mencuci pakaian, membersihkan rumah, berbelanja serta menjaga anak telah mengambil proporsi yang cukup mendasar dalam menjalani hidup. Namun, pekerjaan pokok semacam ini kerap kali masih dipandang sebelah mata oleh masyarakat. Peran gender yang tidak seimbang kerap menyerahkan pekerjaan semacam ini kepada perempuan.

Ketidakseimbangan peran gender berkembang menjadi hambatan dalam pemenuhan hak kesehatan seksual dan reproduksi secara jangka panjang. Untungnya, seiring perkembangan zaman yang modern berkat peran pendidikan, nilai sosial dan budaya pada masyarakat pun sudah mulai berubah. Anggapan bahwa perempuan harus mengerjakan pekerjaan rumah tangga dan laki-laki yang harus bekerja mencari nafkah mulai dianggap kuno. Bahkan, di berbagai negara pun sudah mengembangkan sebuah perspektif baru mengenai konsep maskulinitas. Misalnya nih, Prof. Jeff Hearn dari Sekolah Ekonomi Hanken, Finlandia dan Universitas Linkoping, Swedia, memfokuskan pada pengembangan kebijakan laki-laki peduli dan kesetaraan gender. Isu mengenai kepedulian ini bukan hanya tentang keluarga dan peran ayah, namun juga mengenai hubungan laki-laki yang perlu diperhatikan. Di Indonesia, kampanye ini dinamakan Laki-laki Peduli: Bekerjasama untuk Kesetaraan.

laki3

 

Kenapa Laki-laki Perlu Peduli?

Selain karena konsep maskulinitas yang mulai bergeser, laki-laki sebenarnya juga mempunyai manfaat dari peduli dengan pekerjaan domestik tersebut. Remaja laki-laki yang bisa melakukan pekerjaan domestik akan lebih mandiri ketika nantinya harus tinggal terpisah dengan orangtua. Selain itu, peduli dengan pekerjaan domestik juga membuat remaja laki-laki lebih memahami bagaimana konsep kesetaraan gender seharusnya dan sebagai bekal menjadi calon ayah yang baik. Oleh karena itu, laki-laki tidak perlu merasa malu jika melakukan pekerjaan domestik. Perlu diingat juga bahwa pekerjaan domestik merupakan kemampuan dasar dalam upaya bertahan hidup.

laki2

 

Bagaimana Laki-laki Dapat Peduli?

Dalam menyikapi ketimpangan peran gender ini, laki-laki dapat terlibat dan mengambil peran aktif lho. Berikut beberapa tips praktis yang bisa Sahabat GueTau lakukan untuk peduli, khususnya dalam pekerjaan domestik.

  1. Membiasakan mencuci dan menyetrika pakaian sendiri, tidak lagi bergantung pada ibu atau pekerja rumah tangga.
  2. Membantu membersihkan rumah dengan menyapu dan mengepel lantai secara rutin. Hal sederhana ini bisa juga dilakukan bersama anggota keluarga lain dengan membuat jadwal khusus.
  3. Belajar memasak. Keahlian ini juga perlu dipelajari laki-laki agar bisa mandiri ketika tinggal sendiri, tidak selalu membeli makan di luar. Selain itu, laki-laki yang bisa memasak akan berusaha melakukan gaya hidup sehat.

latte

Selain ketiga tips di atas, tentu masih banyak hal lain yang bisa Sahabat GueTau lakukan untuk membantu melakukan pekerjaan domestik. Jika ada pertanyaan lebih lanjut mengenai laki-laki dan pekerjaan domestik, Sahabat GueTau bisa mengirimkan email ke info@Guetau.com.

 

Ditulis oleh Eunike Ally Sushmita

 

Referensi:

  1. http://www.abs.gov.au/ausstats/abs@.nsf/lookup/4102.0main+features40march%202009
  2. http://www.dailymail.co.uk/news/article-206381/Working-women-housework.html
  3. http://ec.europa.eu/justice/gender-equality/files/gender_pay_gap/ws_1_newsletter_en.pdf
  4. http://www.ox.ac.uk/media/news_releases_for_journalists/110520.html
  5. http://www.lakilakipeduli.org/

related post

What’s Up November: International Men’s Day di Inggris

posted on 21/11/2016

“Di 19 November tahun 2016 ini, UK’s Men’s Day mengusung tema Making a Difference for Men and Boys. Tema ini didesain agar masyarakat

4 Hal yang Membuat Kamu Perlu Melakukan Tes dan Konseling HIV dengan Segera!

posted on 03/11/2016

Halo Sobat GueTau, gak terasa ya kita sudah memasuki bulan November! Kurang dari sebulan lagi, kita akan merayakan Hari AIDS Sedunia yang bi

Olahraga di Rumah Tanpa Ribet

posted on 20/03/2016

“Pergi ke gym pastinya memerlukan biaya, waktu, dan tenaga yang lebih dibandingkan dengan berolahraga di rumah.” Selalu terlihat sehat d

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *