Yang Perlu Kamu Tau tentang Kanker Payudara

posted on 24/12/2013

“Menjaga kesehatan organ seksual dan reproduksimu adalah salah satu bentuk mencintai diri sendiri”

Kali ini GueTau akan membahas beberapa fakta mengenai kanker payudara ya Sahabat. Menurut Sahabat, penyebab kanker payudara itu apa sih? Genetis, gaya hidup atau yang lainnya? Yap, itu benar. Penyebab kanker payudara terjadi karena faktor internal dan faktor eksternal, faktor internal contohnya genetika dan hormon, sementara faktor eksternal contohnya gaya hidup termasuk makanan dan kebiasaan. Selain itu juga ada faktor lain penyebab kanker payudara misalnya paparan radiasi.

 

 

 

Genetis

Kanker payudara bisa diturunkan secara genetis. Namun, presentasenya relatif kecil, yaitu 5-10%. Ciri-ciri penderita kanker payudara karena genetis adalah:

  1. Diderita di usia < 40 tahun.
  2. Diderita pada usia < 50 tahun, dan ada satu atau lebih saudara kandung (ayah, ibu atau anak) yang menderita kanker payudara atau ovarium.
  3. Diderita di usia berapa pun, dan ada dua atau lebih saudara kandung (ayah, ibu atau anak) yang menderita kanker.
  4. Penderita berjenis kelamin pria.

 

Gaya Hidup

Gaya hidup sangat berpengaruh terhadap kesehatan, termasuk resiko kanker payudara. Kondisi resiko tinggi yang dipengaruhi gaya hidup adalah:

  1. Obesitas.
  2. Setelah masa menopause lebih meningkatan resiko terhadap kanker payudara karena efek hormon esterogen dan progesteron.
  3. Merokok, asap rokok memiliki efek beracun baik langsung maupun tidak langsung. Asap rokok memiliki kandungan yang bersifat karsinogenik yang dapat memacu perkembangan sel kanker.
  4. Alkohol dapat meningkatkan kadar hormon esterogen endogen yang dapat meningkatkan aktivitas sel kanker.

 

Faktor Lain

  1. Mutasi gen.
  2. Lingkungan, misalnya polusi.
  3. Hormonal terutama penggunaan kontrasepsi hormonal.
  4. Faktor usia, terutama usia >50 tahun.
  5. Riwayat ginekologi, menstruasi pertama berusia <12 tahun dan menopause pada usia >55 tahun lebih beresiko terkena kanker payudara.

Setelah mengetahui faktor penyebab kanker payudara, menurut Sahabat sebenarnya bagaimana sih tanda-tanda kanker payudara ? Yayasan Kanker Indonesia telah memberikan pedoman untuk mendeteksi kanker, bukan hanya kanker payudara. Panduan ini disebut WASPADA

W: Waktu buang air kecil adakah gangguan atau perubahan kebiasaan.

A: Alat cerna terganggu atau sukar menelan.

S: Suara serak atau batuk tak kunjung sembuh.

P: Payudara atau bagian tubuh lain memperlihatkan adanya benjolan.

A: Andeng-andeng (tahi lalat) yang berubah sifat, mungkin gatal atau menjadi lebih besar.

D: Darah atau lendir yang tidak normal keluar dari tubuh.

A: Adanya luka yang tak kunjung sembuh.

 

Oh iya, ketika payudara menjadi sakit saat menstruasi, itu bukanlah indikator adanya kanker payudara, rasa sakit yang terjadi ketika menstruasi adalah karena aktivitas hormon esterogen tidak seimbang yang akan menyebabkan payudara akan terasa penuh, mengeras dan terasa nyeri bila disentuh. Ukuran payudara juga bukan merupakan indikator deteksi kanker payudara, ukuran payudara ditentukan dengan jumlah jaringan lemak dalam payudara. Dan ukuran payudara kanan dan kiri juga bisa tidak sama karena perbedaan jumlah jaringan lemak tersebut. Tetapi, pria yang memiliki ukuran payudara yang berbeda patut diwaspadai, terutama perubahan yang radikal.

Nah, cara untuk mengurangi resiko kanker payudara bisa dilakukan dengan cara:

1.     Rajin berolahraga

Olahraga selama empat jam setiap minggu bisa mengurangi resiko kanker sebesar 30%. Karena iu, American Cancer Society menganjurkan para wanita berolahraga selama 45-60 menit setiap hari.

2.     Menerapkan hidup sehat

Menerapkan hidup sehat seperti tidak mengonsumsi alkohol dan tidak merokok akan lebih menurunkan resiko kanker payudara.

3.     Menyusui

Beberapa penelitian menyebutkan, menyusui bayi selama 27-52 minggu dapat mengurangi resiko kanker payudara.

4.     Menjauhi faktor penyebab kanker

Menjauhi faktor penyebab kanker maksudnya menjauhi faktor yang memiliki efek berbahaya bagi tubuh seperti radiasi handphone.

 

Ketika sudah mengidap kanker payudara, 5 years survival rate (angka kelangsungan hidup dalam 5 tahun setelah didiagnosis kanker) adalah istilah yang digunakan dalam dunia kedokteran untuk menjelaskan status kanker. Lamanya bergantung pada ciri-ciri tumor, ada tidaknya penyebaran ke kelenjar getah bening, dan ada tidaknya “anak sebar” yang biasa disebut stage TNM (tumor, node, metastastis). Cara untuk menghilangkan sel kanker payudara adalah dengan kemoterapi atau mengangkat jaringan kanker.

Sedikit tips untuk mengurangi resiko kanker payudara adalah tidak mengantongi handphone di saku baju, sebaiknya handphone disimpan di dalam tas agar radiasi hanphone tidak terpapar langsung ke tubuh.

Sudah tahukan Sahabat mengenai kanker payudara? kalau masih ada pertanyaan, yuks tanya ke info@guetau.com. Jaga payudaramu dengan baik yaa Sahabat.

 

Ditulis oleh Achmad Mujoko

 

Referensi:

  1. Bonus Kesehatan Femina No. 04/XL 28 Januari- 03 Februari 2013.

related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

7 + nine =