Tips Sehat untuk Teman-Teman ODHA

posted on 28/03/2016



    “Jauhi penyakitnya, bukan orangnya!”

Itulah jargon yang sering terlihat pada peringatan Hari AIDS Dunia pada bulan Desember lalu. Akan tetapi, kurangnya sosialisasi yang diberikan mengenai HIV dan AIDS menyebabkan sebagian masyarakat Indonesia masih memiliki stigma terhadap orang dengan HIV dan AIDS (ODHA).

Stigma yang seringkali ada di masyarakat mengenai ODHA adalah takut tertular apabila berdekatan dengan ODHA, merasa jijik terhadap ODHA, dan memandang rendah ODHA karena beranggapan bahwa AIDS adalah penyakit kelamin dan penularan HIV hanya disebabkan oleh hubungan seks saja.

Pemahaman masyarakat yang benar tentang HIV dan AIDS sangat dibutuhkan untuk menghilangkan stigma terhadap ODHA yang sudah terlanjur berkembang. Semakin tinggi stigma yang beredar di masyarakat, semakin banyak pula ODHA yang akan menutup diri sehingga akan menghambat proses pengobatan dan juga akses mereka terhadap layanan kesehatan.
ODHA sangat membutuhkan dukungan dari keluarga dan orang-orang di sekitarnya, oleh sebab itu peran kita dibutuhkan di sini.

Tak kalah penting, kita juga harus memperhatikan asupan gizi untuk teman-teman ODHA. Berdasarkan rekomendasi ”Regional Consultation on Nutrition and HIV/AIDS” di Thailand pada tanggal 9-11 Oktober 2007 yang dihadiri oleh 14 negara di wilayah SEARO, termasuk Indonesia, penanganan HIV dan AIDS harus bersifat komprehensif dan terintegrasi. Asupan gizi memegang peran yang sangat penting dalam penanganan HIV dan AIDS karena :

1. Gizi adalah penting dan utama dalam pencegahan, perawatan dan pengobatan HIV dan AIDS secara komprehensif ;
2. Infeksi HIV pasti akan mempengaruhi status gizi ODHA;
3. Malnutrisi pada HIV dapat memperburuk penyakit ;
4. Penanganan asupan gizi yang memadai dapat membantu ODHA mengurangi gejala klinis, mengurangi risiko infeksi serta dapat meningkatkan status gizi.

HIV dan berbagai macam perawatannya dapat mengubah metabolisme tubuh akibat menurunnya sistem imun. Beberapa perubahan metabolik dapat menyebabkan lipodistrofi (kelainan dalam pendistribusian lemak pada tubuh), resistensi insulin, dan sindrom wasting (penurunan berat badan secara ekstrim), dan dapat mempengaruhi cara seseorang melihat dan merasa. Selain itu, mual, muntah, dan diare adalah kondisi umum yang terkait dengan HIV dan perawatannya. Nah, efek samping ini dapat menyebabkan ODHA kehilangan nutrisi penting dan juga dehidrasi.

Selain melakukan pola makan yang menyeimbangkan karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral, dan juga air minum yang cukup, berikut adalah beberapa bahan makanan yang sangat dianjurkan untuk para ODHA:

• Tempe atau olahannya karena mengandung protein & vitamin B12.
• Kelapa atau olahannya karena dapat memenuhi kebutuhan lemak sekaligus menjadi sumber energi dan juga mengandung MCT sehingga mudah diserap tubuh.
• Wortel karena mengandung beta-karoten yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh, membentuk CD4 baru, mengandung vitamin E dan C, serta antiradikal bebas.
• Kembang kol karena tinggi akan zat besi, zink, dan mangan, dapat mencegah kekurangan zat gizi mikro, dan membantu pembentukan CD4
• Sayuran hijau & kacang-kacangan karena mengandung vitamin B1, B6, B12, dan zat gizi mikro lainnya serta membantu pembentukan CD4.
• Alpukat karena mengandung lemak tak jenuh yang tinggi dan anti oksidan yang dapat menurunkan LDL serta menghambat replikasi HIV (gluthation).

Kalau ada ODHA di lingkungan Sahabat GueTau, sebarkan saran ini ya! Tidak akan pernah rugi untuk peduli. Kalau bukan kita, siapa lagi? Apabila kamu punya pertanyaan tentang ODHA, langsung saja kirimkan email ke info@guetau.com ya!

Oleh Helmi Akbar

Referensi:
1. www.aidsmap.com
2. www.jateng.tribunnews.com
3. www.depkes.go.id

related post

4 Hal yang Membuat Kamu Perlu Melakukan Tes dan Konseling HIV dengan Segera!

posted on 03/11/2016

Halo Sobat GueTau, gak terasa ya kita sudah memasuki bulan November! Kurang dari sebulan lagi, kita akan merayakan Hari AIDS Sedunia yang bi

Harapan Baru Penyembuhan HIV

posted on 04/10/2016

“Harapan akan terus ada. Teruslah bersemangat dan percaya.” Sebuah penemuan metode baru penyembuhan pasien dengan HIV mendekati

Hidup dengan HIV

posted on 26/05/2016

“Kamu berhak memilih untuk terbuka atau tidak terbuka” Menyadari bahwa ada makhluk lain bernama HIV di dalam tubuh bukan sesuatu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *