Layanan Kesehatan Seksual Reproduksi dalam Situasi Darurat Kemanusiaan

posted on 08/09/2014

humanitarian2

Bencana alam, perang atau situasi darurat kemanusiaan lainnya memang tak dapat diduga-duga. Kedatangannya yang tiba-tiba membuat semua orang panik. Insiden tersebut pastinya menyebabkan kondisi-kondisi yang perlu ditanggulangi dan diperbaiki. Maka, bantuan apa saja yang cocok yang diberikan?

 

Dampak situasi darurat kemanusiaan terhadap kesehatan remaja

Sejauh ini,  bantuan kemanusiaan hanya sebatas makanan, pakaian, obat-obatan dan pelayanan kesehatan secara umum. Belum ada spesifikasi dalam upaya penyelamatan jiwa seperti Layanan Kesehatan Remaja khususnya Kesehatan Seksual dan Reproduksi (KSR). Sedangkan, dalam tinjauan, layanan ini sangat penting diadakan. Mengingat kondisi remaja yang sangat rentan dan psikologisnya yang belum dapat stabil. Pada situasi darurat kemanusiaan ini remaja cenderung merasa tertekan dan stres akibat musibah yang dialaminya. Belum lagi dengan adanya kemungkinan berpisah dari orang tua dan orang-orang terdekat di sekelilingnya ketika upaya penyelamatan dilakukan. Hal ini menambah keputusasaan si remaja tadi akibat tidak ada lagi tempat yang menampung ia berkeluh kesah, terutama tentang KSR.

Selain kondisi psikologis remaja tadi, ada hal yang harus menjadi bahan pertimbangan untuk segera mengadakan layanan ini. Remaja yang galau akibat musibah yang dihadapinya, cenderung buta akan apa yang ada di depannya. Dalam artian,ada kemungkinan jika remaja(khususnya remaja perempuan) rentan terhadap hubungan seksual berisiko dan kekerasan yang biasa dilakukan oleh siapa saja. Acap kali pelakunya adalah kalangan militer yang tengah menjalani tugas militer untuk berperang. Remaja rentan menjadi korban pelecehan seksual hinggaperkosaan. Hal ini tidak menutup kemungkinan pada pelaku-pelaku dari kalangan lainnya yang ingin memanfaatkan kesempatan.

Apabila hal-hal tersebut terjadi, artinya ada dua (2) hak KSR remaja telah dilanggar , yaitu hak untuk mendapatkan layanan dan hak untuk mendapatkan perlindungan. Dalam kondisi seperti itu, tentu tidak ada perlindungan yang spesifik untuk remaja karena fokus utamanya adalah penyelamatan jiwa secara umum,  hak KSR remaja jadi terabaikan. Jika ini terus-terus terjadi, mau kemana lagi remaja akan mendapatkan keamanan dan haknya?

Ada dampak negatiflainnya yang tak dapat dihindari oleh remaja yang menjadi korban kekerasan seksual, seperti cedera fisik, IMS termasuk HIV, kehamilan yang tidak diinginkan yang berujung pada aborsi tidak aman. Tidak hanya pada fisik, dampak negatifnya pun juga pasti merambah pada psikologisnya. Tidak tertutup kemungkinan jika mereka akan diberikan stigma negatif oleh masyarakat, dianggap tidak berhak untuk menikah dan ditolak oleh keluarganya sendiri.

 

Panduan kesehatan seksual dan reproduksi remaja

Hal tersebut tentu saja akan semakin parah dan merusak keadaan si remaja perempuan apabila tidak cepat ditangani. Pentingnya diadakan layanan KSR pada situasi darurat kemanusiaan ini pun sudah ditegaskan oleh UNFPA dengan mengeluarkan buku Panduan Kesehatan Seksual dan Reproduksi Remaja pada Situasi Darurat Kemanusiaan. Jika tidak sekarang, kapan lagi? Mau sampai kapan dan berapa banyak remaja yang menjadi korban kekerasan seksual? Mari kita pertimbangkan dan putuskan segera. Remaja juga manusia yang punya HAM dan Hak KSR dan itu semua perlu dipenuhi dengan baik.

Sekian dari GueTau, jika Sahabat GueTau perlu informasi lebih lanjut sila menghubungi kami di info@Guetau.com

 

Ditulis oleh Suci Wulandari

 

Referensi:

  1. https://www.unfpa.org/public/publications/pid/4169

related post

4 Hal yang Membuat Kamu Perlu Melakukan Tes dan Konseling HIV dengan Segera!

posted on 03/11/2016

Halo Sobat GueTau, gak terasa ya kita sudah memasuki bulan November! Kurang dari sebulan lagi, kita akan merayakan Hari AIDS Sedunia yang bi

Aborsi Ilegal: Apa Saja Risikonya?

posted on 10/11/2015

Source “Jumlah kasus aborsi di Indonesia setiap tahun mencapai 2,3 juta, 30 persen di antaranya dilakukan oleh remaja.” Berdasarkan kuti

5 Manfaat Masturbasi

posted on 27/05/2015

“Pengenalan akan anatomi tubuh ini mampu meningkatkan rasa percaya diri dan membangun body image yang positif.” Mastrubasi kerap diangga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eighteen − 5 =