Dampak Buruk Sunat Perempuan

posted on 18/02/2014

FGM(2)_1

 Ada dampak negatif dari sunat pada organ perempuan, namun praktik ini sudah membudaya.”

Hai Sahabat GueTau, kali ini GueTau akan mengajak kamu untuk mengetahui tentang salah satu bentuk kekerasan seksual pada perempuan, yaitu Sunat Perempuan.  Ternyata sunat tidak hanya pada laki-laki, lho, karena ada juga yang namanya sunat perempuan.

Praktik sunat ini pada umumnya dilakukan saat masih bayi, tepatnya ketika masih berumur 3 – 4 minggu, ataupun pada saat masih kisaran usia anak-anak. Praktik ini tidak hanya dilakukan secara medis seperti bidan, tetapi dilakukan oleh orang-orang yang dituakan atau sepuh (seperti nenek, menurut tradisi turun temurun). Nah, karena praktik ini terbukti tidak memiliki manfaat terhadap kesehatan perempuan, berebeda dengan sunat laki-laki. Sayangnya praktik ini sudah terlanjur membudaya di masyarakat. Nah, untuk itu, GueTau akan mengajak kamu mengetahui lebih lanjut mengenai dampak-dampak buruk sunat perempuan!

 

Dampak Buruk Sunat Perempuan

Sunat pada perempuan? Mungkin di antara Sahabat GueTau ada yang mengalami sunat semasa kecil? Cukup dijawab dalam hati. Jika ya, sunat pada perempuan ini umumnya dilakukan ketika Sahabat GueTau masih sangat kecil sehingga sulit untuk kita tolak atauu lawan. Selain merupakan bentuk kekerasan terhadap perempuan, menurut Organiasi Kesehatan Dunia (World Health Organization – WHO) sunat perempuan berdampak buruk bagi kesehatan. Ada pun dampak buruk sunat pada organ perempuan dibagi dalam dua macam, yaitu jangka pendek dan jangka panjang.

 

Dampak buruk jangka pendek:

  1. Pendarahan dan sakit kepala luar biasa yang mengakibatkan shock atau kematian.
  2. Infeksi pada seluruh organ panggul.
  3. Tetanus dan gangrene (borok) yang dapat menyebabkan kematian.
  4. Kesulitan atau rasa sakit saat buang air kecil karena adanya pembengkakan dan sumbatan pada saluran urin.

 

Dampak buruk jangka panjang:Timbul rasa sakit berkepanjangan saat berhubugan seksual.

  1. Mengurangi kenikmatan dalam berhubungan seksual.
  2. Munculnya keloid (bekas luka) pada bekas sunat.
  3. Disfungsi seksual (tidak dapat mencapai orgasme atau puncak kenikmatan saat berhubungan seks).
  4. Disfungsi haid yang mengakibatkan hematosalpink (akumulasi darah haid dalam saluran tuba).

 

Berikut ini beberapa foto yang menggambarkan praktik sunat terhadap organ perempuan, sebagai berikut:

FGM(2)_2

Bayi yang tidak berdaya dan tidak mengerti dengan apa yang terjadi pada tubuhnya sehingga bayi tersebut hanya bisa menangis karena menahan rasa sakit ketika dilakukan pembuangan sebagian atau seluruh klitoris, bibir vagina luar, dan disertai dengan pemotongan bibir vagina dalam yang mengelilingi vagina yang dilakukan oleh pihak medis dan terlihat seorang nenek yang melakukan sunat terhadap cucunya dengan adat dan budayanya masing-masing.

 

FGM(2)_3

Hari Melawan Mutilasi Organ Kelamin Perempuan

Sunat perempuan menjadi keprihatinan dari Perserikatan Bangsa-bangsa, hingga kemudian muncullah Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan atau Convention on the Elimination of All Form of Discrimination Against Women (CEDAW). Bahkan, pada tahun 2013, PBB mengeluarkan resolusi penghapusan terhadap praktik khitan pada perempuan dan menetapkan setiap tanggal 6 Februari diperingati sebagai Hari Internasional Melawan Mutilasi Organ Kelamin Perempuan.

Demikian pembahasan mengenai sunat perempuan. Semoga informasi yang diberikan menambah wawasan Sahabat GueTau. Jika ada pertanyaan mengenai sunat pada perempuan, kirimkan saja melalui e-mail ke info@Guetau.com

Selamat Hari Melawan Mutilasi Organ Kelamin Perempuan!

 

Ditulis oleh Selvi Agnezmo

 

Referensi:

  1. Yayasan jurnal perempuan (2011) Say Hello To Our Body, Cetakan kedua, jakarta: Peace Women Across the Globe.
  2. http://www.femina.co.id/isu.wanita/topik.hangat/sunat.perempuan.melindungi.atau.melukaihttp://
  3. http://www.femina.co.id/isu.wanita/kesehatan/efek.sunat.perempuan.bagi.kesehatan 4
  4. https://www.google.com/search?q=foto+praktik+sunat+perempuan+di+indonesia

 

related post

Sunat Perempuan di Beberapa Negara

posted on 25/02/2014

“Sunat perempuan merupakan bentuk pelanggaran hak seksual, salah satu bentuk pelanggaran yang kerap dialami perempuan.”  Hai sahabat Gu

Jenis-jenis Mutilasi Organ Kelamin Perempuan

posted on 21/02/2014

Sahabat GueTau, kalian pasti sudah sering mendengar fakta dan mitos yang simpang siur tentang sunat perempuan. Baca selengkapnya untuk infor

Pelarangan Praktik Sunat Perempuan di Indonesia

posted on 17/02/2014

“Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencabut peraturan yang mengatur praktik sunat untuk perempuan. Sebab praktik sunat perempuan di Indones

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × 4 =