2014 : Saatnya Melawan Kekerasan Seksual!

posted on 15/03/2014

Perempuan1

(Empu) Bukan objek seksual / (Empu) Subjek keadilan
(Empu)  Kemuliaan, kehormatan  / (Empu) Lahirkan masa depan  

(perEMPUan, Simponi Band)

 

Sahabat GueTau, petikan lirik diatas adalah sebuah lagu tribute kepada semua perempuan, penyintas, organisasi, laki-laki, transgender dan siapa pun yang tak pernah lelah memperjuangkan hak-hak perempuan, dari penghentian kekerasan terhadap perempuan hingga mencapai keadilan gender. Rasanya memang menyedihkan karena pada kenyataannya, hampir setiap hari kita disuguhkan berita tentang kasus kekerasan terhadap perempuan di Indonesia. Bahkan, sehari sebelum peringatan Hari Perempuan Internasional, berita duka datang dari Bulukumba: Seorang suami melakukan pembunuhan sadis kepada istrinya.

Sejak tahun 2001, Komnas Perempuan meluncurkan Catatan Akhir Tahun (CATAHU) untuk memperingati Hari Perempuan Internasional yang diperingati setiap 8 Maret. Menurut CATAHU 2012, terdapat 216.156 kasus kekerasan terhadap perempuan, sementara itu CATAHU 2013 mencatat 279.760 kasus. “Di dunia, satu dari 14 orang perempuan menjadi korban kekerasan seksual. Bahkan dalam Catatan Tahunan (CATAHU) 2012 Komisi Nasional Anti-Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) menyebutkan di Indonesia 35 orang perempuan menjadi korban kekerasan seksual yang berarti tiap dua jam terdapat tiga korban. Data ini terus merangkak naik dan bahkan 2013 dinobatkan sebagai ‘Tahun Darurat Kekerasan Seksual,”kata Dian Novita, koordinator Relawan KawanKu.

123 perempuan di Indonesia menjadi korban kekerasan seksual di sepanjang tahun 2013 atau jika di rata-rata 16 perempuan setiap hari menjadi korban (dari total 279.760 kasus kekerasan terhadap perempuan). Jika 16 perempuan setiap hari menjadi korban, siapa yang menjamin bukan sodari, sahabat atau Sahabat GueTau sendiri yang akan jadi korban selanjutnya?

 

Capaian dari Gerakan Melawan Kekerasan terhadap Perempuan

Berbagai upaya telah dilakukan untuk menghadapi permasalahan yang terjadi. Sahabat GueTau, sudah pernah mendengar lagu dari band Simponi? Mereka adalah lima laki-laki yang menyuarakan perlawanan kekerasan terhadap perempuan lewat musik. Simponi dan Komnas Perempuan mengadakan Sister in Danger Tour 2014 (diskusi musikal bertema stop kekerasan seksual terhadap perempuan) ke 20 sekolah dan universitas di 14 kota di Sumatera, Jawa dan Bali.

Komnas perempuan juga telah mendesak pemerintah, terutama DPR, untuk segera mengesahkan Undang-Undang Anti Kekerasan terhadap Perempuan karena Kitab UU Hukum Pidana (KUHP) maupun Undang-undang lainnya belum bisa mengakomodasi korban pelecehan maupun kekerasan terhadap perempuan.

 

Tantangan ke Depan!

Angka kekerasan ini seperi fenomena gunung es, di masih sangat banyak perempuan yang menjadi korban tapi tidak berani menceritakan pengalaman kekerasannya. Apalagi berani mendatangi lembaga perlindungan untuk meminta pertolongan.

Rasa enggan dan ketidakmampuan ini lebih banyak disebabkan oleh stigma yang berkembang di masyarakat bahwa perempuan korban kekerasan justru dianggap sebagai pihak yang bersalah, label ‘perempuanpenggoda’, atau tidak mempunyai akhlak yang cukup baik sehingga pantas mendapatkan perlakuan seperti itu.

“Kami berharap pemerintah bekerjasama dengan Relawan KawanKu dan lembaga-lembaga perempuan untuk semakin menekan angka kekerasan terhadap perempuan. Misalnya mensosialisasikan Perda No.8/2011 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak dari Tindak Kekerasan,” kata Dian dalam wawancaranya dengan indonesia.ucanews.com

Kita doakan semoga pemerintah ‘mendengarkan’ ya, Sahabat GueTau. Dan mari kita suarakan perlawanan kekerasan terhadap perempuan! Demikian pembahasan tentang gerakan melawan kekerasan terhadap perempuan. Semoga informasi yang diberikan menambah wawasan Sahabat GueTau semua ya. Oh ya, jika ada pertanyaan lebih lanjut, Sahabat GueTau bisa mengirimkan e-mail ke info@Guetau.com.

 

Ditulis oleh Liona Aprisof

 

Referensi :

  1. http://indonesia.ucanews.com/2014/03/10/relawan-kawanku-2014-adalah-tahun-indonesia-melawan-kekerasan-seksual/
  2. http://berita9.com/2014/03/08/peringatan-hari-perempuan-internasional-2014/
  3. http://simponi10.blogspot.com/2014/03/terlalu-banyak-dan-perempuan-di-album.html

related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ten + 15 =