Oh, Jatuh Cinta..

posted on 17/10/2012

 

Jatuh cinta, berjuta rasanya..

 

Yup, bener banget nih gengs! Kalo lagi jatuh cinta itu memang berjuta rasanya.. Susah makan, susah tidur, gak konsen ngerjain segala sesuatu, sampe-sampe diajak ngobrol suka gak nyambung karna lagi mikirin si “dia”.

Berapapun usianya dan dimanapun dia, setiap orang pernah merasakan jatuh cinta. Sebagai contoh, kamu jatuh cinta kepada ayah, ibu, atau saudara kamu saat kecil dan ingin terus bersamanya. Wajar sekali ketika kamu cinta dan ingin terus bersama orang yang kamu cintai.. Nah, di sini akan dibahas apa saja sih jenis cinta itu sehingga kamu jadi tahu lebih jauh kamu termasuk yang mana.

  1. EROS: cinta romantis dan bergairah. Eros adalah jenis cinta berwujud fisikal, romantis dan erotis. Para penganut cinta erotis ini percaya, cinta pada pandangan pertama. Mereka juga punya ketertarikan kuat terhadap penampilan fisik disertai emosi dan komitmen kuat terhadap pasangannya. Jenis cinta ini, banyak dialami remaja. Cinta eros menggebu dan berani mengambil resiko. Dalam pacaran, mereka mengatidakp penting kontak fisik seperti gandengan tangan, pelukan, dll. Biasanya kehangatannya kamu rasakan sampai tiga bulan pertama. Inilah saatnya, dunia rasanya bertaburkan bunga.
  2. LUDUS: pemain cinta. Cassanova, si pangeran playboy merupakan salah satu contoh nyata penganut cinta ludus, jenis cinta yang penuh dengan permainan, godaan dan cumbu rayu yang tak ada hentinya. Penganutnya tidak pernah serius dalam soal cinta. Mereka gampang banget bosan dengan gebetannya yang udah “menyerah” setelah berhasil ditaklukan olehnya dalam pengejaran tanpa lelah. Posistifnya penganut ludus ini penuh percaya diri. Karena untuk melakukan permainan cinta, memang diperlukan kepribadian yang kuat. Mereka harus PD (percaya diri), agar pandai membohongi pasangannya. Jenis cinta ini bersifat dangkal dan mudah beralih.
  3. MANIA: kombinasi antara LUDUS dan EROS. Jenis cinta ini tidak terlalu sulit ditemui karena banyak penganutnya. Mania adalah cinta yang obsesif, penuh cemburu, suka menguasai dan tergantung sama pasangannya. Cinta mereka kebanyakan merusak. Cinta yang gabungan eros dan ludus ini menuntut perhatian ekstra dari pasangannya. Dunia kiamat bila mereka sampai putus cinta. Jenis cinta ini dapat dirasakan, saat kamu sudah merasa takut berpisah, cemburuan dan posesif. Tahapan ini mengubah hubungan menjadi nyata. Makin banyak yang kamu ketahui tentangnya, makin kamu menyukainya. Masalahnya, kamu selalu setuju mengerjakan apa saja yang dia inginkan, sebaliknya kamu tidak pernah membiarkan dia melihat ketidaksempurnaan kamu.
  4. STORGE: cinta persahabatan. Witing tresno jalan saka kulina, peribahasa ini paling pas
    buat jenis cinta yang tumbuh perlahan, karena melalui pengalaman bersama. Cintanya muncul dari sebuah persahabatan, sehingga mantap, membumi dan diharapkan dapat
    bertahan lama. Biasannya, jenis cinta ini dialami oleh mereka yang sudah berpacaran selama 6-12 bulan. Orang sering menyebut “Kekasih saya sahabat terbaik”. Tapi jangan khawatir, asmaranya tak lagi menggebu, karena kamu tetap merasa bahagia saat bersama sama. Bila kamu kacau, diapun pun tidak kaget. Sebaliknya kamu juga tidak selalu setuju dengan pendapatnya, hitidak kadang terlibat dalam 1 atau 2 pertengkaran hebat.
  5. PRAGMA: kombinasi dari STORGE dan LUDUS. Jenis cinta ini biasanya dianut mereka yang punya
    kepribadian dewasa dan matang. Orang pragmatis adalah orang yang realis dan praktis. Karena itu, penganut cinta pragma pun begitu. Memutuskan sesuatu tanpa imbuhan romantisme sama sekali. Pragma yang rasional dan penuh perhitungan, merupakan gabungan storge dan ludus. Wah, mungkin ini juga yang dimaksudkan dalam salah satu lirik Dewa berikut: aku bisa membuatmu jatuh cinta kepadaku walau kau tak cinta, kepadaku… beri sedikit waktu biar cinta datang karna telah terbiasa… Kalau dalam pacaran, pragma merupakan tahapan cinta ketika memasuki 12-18 bulan. Kebersamaan yang dirasakan seperti bersama seorang sahabat baik. Dalam tahapan ini, getaran-getaran cinta tidak lagi penting.
  6. AGAPE: kombinasi dari EROS dan STORGE. Agape yang selalu memberi tanpa pamrih, gabungan eros dan storge. Jenis cinta ini menunjukkan pada cinta yang kekuatannya melebihi ego dan fisik semata. Inilah cinta yang tidak mementingkan diri sendiri sama sekali. Seseorang yang dengan setia mengurus kedua orang tuanya atau anak cacat, adalah perwujudan cinta Agape. Mungkin pada cinta ini muncul kalimat, “Hanya memberi tak mengharapkan kembali”. Karena merupakan
    perwujudan cinta yang tertinggi.

Nah, jenis cinta yang manakah kamu?

Ditulis oleh NH. Handayani

related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four × five =