Jealous yang Jelas

posted on 12/04/2013

“Immature love says: ‘I love you because I need you.’ Mature love says ‘I need you because I love you.”

― Erich Fromm

 

Hayo, Sahabat GueTau, kira-kira kalian sendiri pernah gak (atau lagi) pacaran sama seseorang yang ngecek terus komunikasi dan aktivitas kamu? Bahkan sampai minta password FB dan e-mail kamu? Atau sampai diam-diam ngecekin BBM dan SMS kamu?

Ada beberapa orang yang seneng sih dicemburuin gitu karena merasa disayangi sama pasangannya, tapi beberapa bisa jadi merasa gak nyaman lho. Apalagi kalo intensitas kecemburuannya udah berlebihan banget sampai melanggar privacy dan mengekang gerakanmu. Gimanapun juga, rasa privacy pasti juga dibutuhkan dalam kondisi tertentu dan pencemburu seperti ini bisa sangat mengganggu privacy kamu. Sangat mungkin juga malah mengekang kebebasan gerakmu untuk bergaul dengan teman yang lain.

Terus gimana nih caranya kita mengenali orang yang pencemburu?

Menurut ahli, B.P. Buunk, cemburu itu terdiri dari 3 dimensi, yakni preventif, reaktif, dan kecemasan. Pada dasarnya sih reaktif dan preventif memiliki sifat yang hampir mirip karena dipicu oleh hal-hal eksternal, jadi yah selalu ada situasi dan kondisi dimana ada penyebab yang jelas untuk seseorang cemburu. Tapi, kalau cemburu dari dimensi kecemasan itu semua bisa berakar pada insekuritas seseorang akan dirinya sendiri. Biasanya sih karena kurang pede, self-esteem yang rendah dan kurangnya kasih kepada diri sendiri nih, tapi bisa juga disebabkan karena masalah pola asuh dan lingkungan yang menyebabkan seseorang menjadi pencemas dan akhirnya jadi pencemburu dalam hubungannya.

Kalau cemburu preventif dan reaktif, biasanya orang itu akan cemberut saat melihat kamu ngobrol dengan terlalu akrab dengan lawan jenis lainnya, saat kamu tiba-tiba jadi sering berduaan sama lawan jenis atau meladeni orang yang jelas-jelas menyukai kamu. Inilah bentuk cemburu yang rasional dan tidak berlebihan. Hampir setiap orang memiliki rasa cemburu preventif dan reaktif seperti ini, karena yah…memang benar kata orang kalau cemburu (yang seperti ini yah bentuknya) adalah tanda cinta. Dia gak mau kehilangan kamu dan dia mau mempertahankan kamu makanya itu dia jadi cemburu. Kalau punya kekasih seperti ini, bakalan so sweet banget, jadi lebih baik jaga sikap aja biar kamu juga gak kehilangan orang yang bisa menunjukkan rasa cemburunya tanpa berlebihan.
Nah, pencemburu yang gak rasional dan setiap saat ketakutan kehilangan kamu, kemungkinan besar dikendalikan oleh dimensi kecemasan. Sejak awal, dirinya memang sudah curigaan, cemburuan, berpikiran negative (secara berlebihan) tentang kamu. Bisa jadi, pandangannya mengenai hubungan romansa pun belum bisa dibilang sehat untuk perkembangan dirimu juga. Jika kamu menjalani hubungan dengan orang yang cemburuan karena kecemasan ini, maka bersiap-siaplah untuk menemui banyak masalah, kecurigaan, konflik, dan banyak hal yang bisa saja menyulitkan hidupmu sendiri di depan.

Memiliki kekasih seperti ini, kamu tidak perlu menghabiskan terlalu banyak waktu dan tenaga apalagi berkorban dan menyalahkan dirimu atas kecemburuannya yang berlebihan. Dia akan selalu seperti itu, terus menyakiti Anda dan dirinya sendiri, sampai ia bersedia mendapatkan perawatan kejiwaan yang tepat. Yah, karena memang kecemburuan akibat kecemasan ini seringkali terkait dengan dinamika kejiwaan yang harus diselesaikan dengan bantuan para ahli dan bukan olehmu.

___

 Ditulis oleh: Beni Prawira, Kontributor GueTau.com

related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

8 − 2 =