Teman Kamu LGBT?

posted on 29/07/2014

 

“Memperlakukan seseorang, terlepas dari status dan orientasi seksualnya, memang harus penuh kasih tanpa diskriminasi”

 

“Gue gay” atau “Gue Lesbian”

Bagaimana perasaan Sahabat GueTau apabila ada teman dekat yang mengatakan kalimat di atas? Jika beberapa dari Sahabat GueTau masih punya perasaan aneh dan bingung harus bagaimanaketika ada teman yang mengaku lesbian atau gay, wajib baca artikel ini!

 

Rasanya Punya Teman yang Ternyata LGBT

Dalam sebuah tulisan di HuffingtonPost, Alex Sangha (aktivis Hak Asasi Manusia), menceritakan bahwa memiliki teman LGBT itu merupakan sebuah berkah. Sangha menceritakan bahwa teman-teman LGBT di lingkungannya dapat menjadi teman istrinya. Tidak hanya hadir secara fisik, teman-teman LGBT di lingkungannya bahkan menjadi sebuah pelengkap emsional dalam hidupnya.

Menurut Sangha, teman-teman LGBT-nya sangat membantu apabila dia membutuhkan semangat dan rasa percaya diri. Caranya beragam, mulai dari  pelukan hingga percakapan langsung tentang seks, seksualitas, dan hubungan. Pendapat tersebut juga didukung dengan keyakinan Sangha bahwa teman-teman LGBT punya loyalitas yang tinggi dalam hal pertemanan.

 

Lain lagi dengan Ruth, seorang guru TK di Jakarta. Menurutnya, selama ini tidak ada yang aneh dengan memiliki teman LGBT. Satu kata darinya, menyenangkan. Teman-teman LGBT yang berada di lingkaran pertemanannya merupakan LGBT yang baik dan dapat dijamin loyalitasnya dalam berteman dan selalu ada saat ia bersenang-senang atau pun ketika membutuhkan teman curhat.

 

Kenapa Harus Merasa Aneh? Mereka Sama, kok

Satu hal yang perlu Sahabat GueTau ingat apabila ada teman-teman LGBT yang mengakunya di depan sahabat GueTau. Tentu, mengakuinya kepada kamu bukan berarti mereka menganggap Sahabat GueTau juga LGBT, apalagi mengajak Sahabat GueTau untuk berhubungan seks.Meski banyak anggapan yang menyatakan jika teman-teman LGBT identik dengan perilaku seks berisiko,tentu pada kenyataannya tidak semuanya berlaku seperti itu. Belum tentu juga teman-teman LGBT tertarik secara seksual dengan Sahabat GueTau yang heteroseksual.

Teman-teman LGBT yang mengaku bahwa mereka adalah LGBT di depan Sahabat GueTau biasanya dikarenakan oleh faktor kenyamanan. Bisa jadi mereka menganggap Sahabat GueTau cukup terbuka dan menerima, sehingga mereka berani mengemukakan orientasi mereka di depan kamu. Apalagi kalau teman lama, Sahabat GueTau tidak perlu merasa canggung, karena pasti sudah mengenal satu sama lain sehingga tidak perlu khawatir dengan orientasi ini. Sebelumnya tidak ada masalah, kan?

Teman-teman LGBT sama saja seperti Sahabat GueTau yang heteroseksual. Tidak hanya mereka, tapi Sahabat GueTau pun sama-sama butuh kepercayaan diri untuk menjadi diri sendiri. Itulah mengapa teman-teman LGBT merasa butuh untuk mengaku dan memilih Sahabat GueTau sebagai orang yang dapat dipercaya.

 

Jadi, Bagaimana Menyikapinya?

Beberapa orang mengungkapan pendapatnya tentang bagaimana menyikapi teman-teman yangcoming out kepada mereka?Sahabat GueTau bisa menjadikan pendapat mereka sebagai referensi.Tentu kondisi yang dapat terjadi dapat sangat beragam, begitu pula pendapat narasumberYang GueTau sempat wawancarai, salah satunya Naziha.

Naziha merupakan seorang Muslim taat yang berkebangsaan Belanda. Menurutnya, memperlakukan teman LGBT tidak perlu spesial, karena mereka sama saja seperti orang lain di sekitarnya, yang notabene merupakan masyarakat terbuka terhadap LGBT. Naziha berpendapat bahwa menjadi seorang LGBT tidak perlu berperilaku berbeda sebagai penanda identitas, agar tidak membuat orang lain merasa tidak nyaman.

Memperlakukan seseorang, terlepas dari status dan orientasi seksualnya, memang harus penuh kasih dan tanpa diskriminasi. Memiliki teman yang ternyata LGBT tidak akan mengubah apa pun dalam hidup Sahabat GueTau.  Jadi, kamu tidak perlu merasa canggung jika ada teman yang mengaku LGBT di depan kamu.

Teman-teman LGBT juga pasti senang jika diajak ke dalam kegiatan-kegiatan sosial atau aktivitas lainnya bersama-sama dengan Sahabat GueTau. Dengan begitu, teman-teman LGBT dapat terjauhkan dari lingkungan dengan gaya hidup yang tidak sehat, termasuk perilaku seks berisiko. Jika mereka menemukan kegemaran dan lingkungan pertemanan yang nyaman, bisa jadi sahabat GueTau membantu mereka memberikan alternatif kegiatan yang lebih bermanfaat ke teman-teman LGBT! Jika Sahabat GueTau punya cerita menarik tentang teman LGBT, bisa berbagi pengalaman di info@GueTau.com, ya!

Anyway, Selamat Hari Persahabatan Sedunia!

 

Ditulis oleh Justian Edwin Darmawan

 

Referensi

  1. http://www.huffingtonpost.ca/alex-sangha/straight-man-gay-best-friends_b_5059441.html
  2. http://www.students.vcu.edu/counseling/safe_zone/self_help_lgbtq/lgbt_friends.html

related post

Persyaratan bebas LGBT untuk masuk Universitas Andalas

posted on 30/04/2017

“Pendidikan adalah hak segala bangsa.” Universitas Andalas mengeluarkan persyaratan yang mengundang kontroversi. Agar seserang b

The Danish Girl: Tentang Perjuangan

posted on 03/03/2016

Kalau Sahabat GueTau pernah mendengar lagu ‘berawal dari tatap’, begitulah film The Danish Girl ini bermula. Dari tatapan timbul

#CariTau 7 Mitos HIV dan AIDS

posted on 28/12/2015

Sumber “Hingga saat ini HIV telah membunuh sekitar 39 juta orang, akan tetapi bahaya sesungguhnya adalah kesalahpahaman dan juga stigma ak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 − 1 =