Peran Keluarga dalam tumbuh kembang anak

posted on 20/10/2012

Ditengah tengah kemajuan teknologi saat in perlu adanya peran orang tua dalam tumbuh kembang anak terutama didalam sebuah keluarga, hal ni dkarenakan untuk mengembalkan fungsi keluarga tersebut sebagai tempat untuk mendapatkan rasa aman.nyaman, serta sebagai tempat untuk mendapatkan pertahanan bagi seluruh anggota tu sendiri.karena pengaruh keluarga terhadap tumbuh kembang kita itu sangat berpengaruh,biarpun teknoloi saat ini begtu canggih namun tetep saja hal  in tidak bisa menggantikan peran dan fungsi keluarga,contoh ketika kita mengambil keputusan hal in masih dipengaruh oleh orang tua, bahkan masalh kepercyaan diripun sangat dipengaruh oleh keluarga terutama peran orang tua

Pada Tahun 1982,Jack Canfield,Pakar masalah Kepercayaan Diri melaporkan hasil riset di mana seratus anak dtunjuk sebagai periset selama satu hari.Tugas Periset adalah mencatat berapa komentar positf dan negative yang diterma seorang anak dalam sehari.Penemuan Canfield adalah setiap anak rata-rata menerima 460 komentar negative atau kritik dan hanya 75 komentar positif  atau bersifat mendukung .Jadi  komentar negatife enam kali lebih banyak dari pada komentar positif.Hm..Mengerkan !.

Kepercayaan dasar sebenarnya sudah timbul sejak kita lahir dan menyusu pada ibu kita.Maka kewajiban moral dan kewajiban Kultural Orangtua adalah menciptakan situasi agar Saling menumbuhkan kepercayaan awal.Jika anak gagal mencapai hal ini,akan sulit baginya untuk memperacayai orang lain.

Hal itu kelak berpengaruh terhadap rasa percaya pada dirinya sendiri.Adanya percaya diri itu karena adanya unsure memepercayai.Orang yang tidak PD ,tidak mempercayai dirinya sendiri akan sulit untuk memepercayai orang lain.

Tentunya di dalam sebuah keluarga pasti ada konfilk konfilk yang bersifat internal, untuk mengelola konflk ini keluarga bisa melakukan dengan manajemen Partisipasif Artinya : Setiap anggota keluarga mau mengerti dan mencoba beperan sebagai orang lain. Hal ini akan jauh lebh efektif kalau d barengi dengan proses komunikasi yang baik.Dan diharapkan juga komunikasi  ini timbul diserta dengan rasa kekeluargaan

Serta diperlukannya orangtua yang proaktif untuk mengadakan forum keluarga melalu acara makan malam bersama,sambil mengakui kepada anak remajanya bahwa ia kini sudah remaja dan ingin diberi kebebasan dan tanggung  jawab yang lebih besar.Alangkah bahagianya  kalau hal tersebut mampu terjadi di setiapm keluarga.

Dengan Cara demikian akan terwujud keluarga yang komunikatif dan harmonis,di mana ia dimulai dengan membiasakan keterbukaan dalam komunikas keluarga sehingga bisa Diwujudkan saling pengertian serta penerapan peran dan fungsi masing masing anggota keluarga dengan maksud agar tercipta keluarga yang bahagia.

Dengan Demikian institusi keluarga akan bisa mengoptimalkan peran dan fungsi anggota keluarga,mula dari bapak,ibu dan anak.Dalam kondisi begitulah akan bisa dilakukan peningkatan ketahanan keluarga,terutama terkait dengan permasalahan para remaja yang merupakan generasi penerus keluarga dan Bangsa.

related post

Kamu dan Peranmu dalam Keluarga

posted on 27/05/2015

“Peran tersebut tentunya akan menjadi nilai plus kamu nantinya sebagai bekal saat dewasa.” Sebagai remaja, tentu waktu yang kamu habiska

3 Fakta yang Mengubah Pandangan Kamu Tentang Keluarga LGBTIQ

posted on 19/05/2015

“Kemungkinan seorang anak disakiti oleh orang tua mereka, tidak perlu melihat identitas gender dan orientasi seksual yang dimiliki, melain

Ngobrolin Seksualitas dengan Orang Tua, Kenapa Tidak?

posted on 25/06/2014

Untuk menjadi orang dewasa yang bertanggung jawab, anak remaja harus, ibaratnya, pindah secara bertahap dari kursi penumpang ke kursi pengen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × one =