Tubuhku Otoritasku: Suarakan Hak Tubuhmu bersama Tika and The Dissidents

posted on 13/09/2016

    “Kartika Jahja mengungkapkan unek-uneknya tentang perasaan perempuan terhadap tubuh mereka melalui lagu berjudul Tubuhku Otoritasku.”

Sebagai perempuan, mungkin kamu seringkali merasa tidak percaya diri terhadap tubuhmu sendiri. Lemak yang menumpuk di bagian perut, selulit, bekas luka, ukuran dada yang kecil, atau bahkan dibilang terlalu kurus oleh orang-orang disekitarmu. Mungkin kamu juga mengalami rasa tidak percaya diri karena kamu memiliki profesi yang dinilai ‘kurang bersifat perempuan’ atau karena kamu men-tattoo tubuhmu.

Selama ini media dan sistem sosial seolah-olah mengatur definisi dari tampilan perempuan, namun apakah definisi tersebut merupakan persepsi yang tepat untuk mengatur bagaimana kaum perempuan harus berpenampilan?

Kartika Jahja, seorang frontwoman dari band Tika and The Dissidents mengungkapkan unek-uneknya tentang perasaan perempuan terhadap tubuh mereka melalui lagu berjudul Tubuhku Otoritasku.

Kartika Jahja dan band nya, Tika and The Dissidents merilis lagu Tubuhku Otoritasku dan juga video klip-nya pada bulan Maret 2016 lalu. Melalui video klip Tubuhku Otoritasku, berbagai perempuan yang tampil di video klip tersebut menyampaikan pengalaman mereka tentang persepsi terhadap tubuh mereka di masyarakat dan juga menuliskan kalimat-kalimat tentang probematika tubuh mereka di bagian tubuh masing-masing. Para perempuan yang tampil di video klip tersebut berasal dari berbagai kalangan, mulai dari dosen hingga penggiat NGO.

Melalui lagu dan video klip ini, Kartika bermaksud untuk memberikan kesadaran bagi semua orang, tidak hanya perempuan, untuk menghormati dan menghargai hak perempuan atas tubuhnya sendiri. Dalam lagu ini, Tika berpendapat bahwa tubuh perempuan merupakan otoritas diri mereka sendiri, kepunyaan para perempuan itu sendiri, bukan milik masyarakat, negara, media, keluarga, ataupun pasangannya.

Kartika Jahja memang sudah sering menyuarakan hak-hak perempuan. Proses menulis lagu Tubuhku Otoritasku ini berdasarkan pengalaman pribadinya, salah satunya juga pengalamannya dalam mendampingi perempuan-perempuan korban kekerasan. Melalui lagu ini juga, Kartika menyuarakan agar semua orang dapat menghargai tubuh perempuan yang terlahir berbeda atau memilih untuk berpenampilan berbeda.

Semoga penyampaian pesan kesetaraan gender melalui medium musik ini dapat lebih dimengerti dan meningkatkan kesadaran masyarakat. Jika saat ini kamu masih merasa kurang pede karena ukuran tubuhmu, cara kamu berpenampilan, atau kamu seringkali mendapatkan perkataan kurang enak tentang bentuk tubuhmu, ingat pesan yang disampaikan melalui lagu Tubuhku Otoritasku ini, ingat bahwa tubuhmu adalah milikmu, gak usah terpaku dengan standar kecantikan yang ditampilkan di media ataupun yang ada di masyarakat ya!

Oleh Meila Ghaisani

Sumber:
1.http://www.whiteboardjournal.com/blog/27712/tika-the-dissidents-menyuarakan-otoritas-tubuh/
2.http://www.rollingstone.co.id/article/read/2016/03/15/140506738/1210010181/tika-amp-the-dissidents-mengusung-hak-perempuan-dalam-video-musik-tubuhku-otoritasku-

related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nineteen + 2 =