Mari Menari untuk Keadilan Bersama One Billion Rising!

posted on 23/02/2014

“One Billion Rising to end violence against women – global day of action and dancing.

 One Billion Rising merupakan gerakan global dengan menari bersama untuk menyatakan sikap penolakan kekerasan terhadap perempuan, khususnya kekerasan seksual. Tanggal 14 Februari menjadi hari peringatan untuk gerakan ini dan akan terus diteruskan setiap tahunnya.

Di Indonesia sendiri, kegiatan ini dilakukan tidak hanya di Jakarta, tetapi juga di kota-kota lain seperti Jogjakarta, Surabaya, Semarang, dan lainnya.  Kegiatan di Jakarta ini merupakan kegiatan kedua kalinya, setelah tahun lalu (2013) diselenggarakan di tempat yang sama, yakni di kawasan Monumen Nasional (Monas).


Acara dimulai pada pukul 15:00 WIB. Khalayak sangat antusias sekali dan terlihat dari dukungan bagi kegiatan ini, bukan hanya dari kalangan perempuan korban kekerasan saja, namun banyak juga lelaki yang mengikuti acara ini. Mereka datang ke Monas bukan hanya semata-mata untuk mengikuti tariannya saja, melainkan juga datang untuk mendukung keadilan bagi perempuan korban kekerasan.

OBR2Sebelum acara dimulai, panitia sudah menyediakan Dinding Curhat”, sebagai tempat untuk menuliskan pendapat ataupun dukungan terhadap kegiatan. Di tengah-tengah acara selain menari One Billion Rising, ada juga penampilan dari Oppie Andaresta, Simponi Band, Bali Dance dan Tiara.

Nah demikian liputan GueTau tentang kegiatan One Billion Rising di Jakarta. Jika kamu ada pertanyaan ataupun pendapat, silakan kirim ke e-mail info@guetau.com.

 

Ditulis oleh Lutfi Hendsob

related post

Berjuang untuk Kesetaraan dan Keadilan Gender

posted on 19/04/2014

Sebuah lagu yang masih populer sampai detik ini ciptaan almarhum Ismail Marzuki. Syairnya berbunyi “diciptakan alam pria dan wanita/dua ma

Jenis-jenis Mutilasi Organ Kelamin Perempuan

posted on 21/02/2014

Sahabat GueTau, kalian pasti sudah sering mendengar fakta dan mitos yang simpang siur tentang sunat perempuan. Baca selengkapnya untuk infor

Apa itu Perdamaian Berbasis Gender?

posted on 09/10/2013

“Perdamaian akan tercipta jika tidak ada konflik dan kekerasan dengan basis prasangka yang menyeluruh tak hanya didasarkan prasangka suku

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

19 + seven =