Gangguan Seksual Kejiwaan: Dari Anak-Anak Hingga Benda Mati

posted on 08/02/2016

    “Gangguan seksual terjadi pada batin atau kejiwaan seseorang walaupuan dari segi fisik penderita gangguan seksual kejiwaan tersebut sama dengan orang lain.”



Gangguan seksual secara kejiwaan adalah hal yang sering kita temui dalam kehidupan bermasyarakat. Pada artikel kali ini GueTau akan membahas berbagai gangguan seksual secara kejiwaan tersebut dan bagaimana sebaiknya Sahabat GueTau menyikapinya. Simak terus artikel ini dari awal hingga akhir.

1. Frotteurisme

Adalah gangguan seksual dimana seseorang dengan sengaja menggosok-gosokkan alat kelamin ataupun bagian tubuh lainnya kepada tubuh orang lain tanpa seizin orang tersebut. Frotteurisme banyak kita temui di tempat ramai baik di dalam kendaraan umum maupun di tempat terbuka yang sedang ramai pengunjung.

2. Fetishisme

Adalah gangguan seksual dimana seseorang untuk mendapatkan kepuasan seksualnya senang menggunakan bantuan benda-benda mati seperti kaus kaki, celana dalam, sepatu, atau bahkan bagian tubuh manusia. Namun sebenarnya fetishisme tidak terlalu berbahaya sepanjang pasangan dapat menerimanya. Fetishisme dapat berbahaya jika benda-benda mati tersebut menggantikan sepenuhnya kehadiran pasangan dalam melakukan hubungan seksual.

3. Voyeurisme

Adalah gangguan seksual dimana seseorang senang menyaksikan atau mengintip orang lain yang kemudian dia berfantasi sedang melakukan hubungan seksual dengan orang tersebut. Biasanya seorang voyeur melakukan aksinya berkali-kali namun jarang sekali terjadi kontak fisik langsung.

4. Eksibisionisme

Adalah gangguan seksual dimana seseorang memperlihatkan alat kelaminnya kepada orang lain yang tidak ingin meihatnya. Biasanya eksibisionisme sering terjadi di tempat umum yang ramai pengunjung sama seperti frotteurisme.

5. Pedofilia

Adalah gangguan seksual dimana seseorang untuk mendapatkan kepuasan seksualnya harus melakukan hubungan seksual dengan anak-anak. Pedofilia adalah gangguan seksual kejiwaan yang memiliki dampak paling besar terhadap korbannya. Biasanya seorang pedofil adalah seseorang yang mempunyai akses besar terhadap korbannya dan tidak pernah disangka-sangka.

6. Sadomasokisme dan Masokisme

Sadomasokisme adalah gangguan seksual dimana seseorang untuk mendapatkan kepuasan seksualnya harus menyiksa pasangannya terlebih dahulu. Sedangkan untuk masokisme adalah kebalikan dari sadomasokisme dimana untuk mendapatkan kepuasan seksual seseorang harus disiksa terlebih dahulu oleh pasangannya.

Jika kamu mendapati seseorang mengganggumu di ruang publik dengan indikasi di atas, jangan takut untuk berteriak dan melawan. Atau jika hal tersebut terjadi pada orang lain di sekitarmu, beritahu segera agar orang tersebut dapat menjauh. Satu tip yang cukup ampuh, jika kamu melihat seorang eksibisionis, tertawakan saja keras-keras karena itu dapat membuatnya merasa malu dan dikucilkan. Namun, jika gangguan tersebut sudah membahayakan, teriak dan gunakan alat yang ada di tasmu (misalnya parfum) untuk memberi perlawanan.

Semoga artikel kali ini dapat bermanfaat dan membantu kita semua. Sahabat GueTau punya ceritanya sendiri tentang gangguan seksual secara kejiwaan? Yuk kirimkan ke info@guetau.com. Ditunggu ya!

Oleh Bagus Siswantha

Referensi :
1. www.purgatory.net
2. Gambar ilustrasi oleh Deeandra Bulner

related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

8 + 10 =