Membangun Pacaran Sehat dalam Relasi LGBT

posted on 27/10/2013

“Karena cinta yang suci tidak pernah menyakiti.”

 Sahabat GueTau pasti udah sering baca artikel mengenai “Pacaran Sehat” yang sering ditulis dalam sudut pandang heteroseksual (cowok dan cewek) dong? Kali ini Guetau akan membahas tentang tips “Membangun Pacaran yang Sehat dalam Relasi LGBT”. LGBT apaan sich? LGBT adalah sebuah akronim yang merupakan singkatan dari Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender. Istilah ini di tujukan kepada orang yang tertarik secara emosional terhadap sesama jenis kelaminnya. LGBT diakui keberadaannya dalam masyarakat kita, namun tidak dalam sudut pandang Agama, Hukum dan Negara. Dibalik semua penolakan itu, LGBT tetaplah manusia yang sama seperti manusia lainnya dan tidak berkurang esensinya sebagai manusia. LGBT juga melakukan aktifitas yang sama dengan manusia lainnya termasuk menjalin relasi intim atau pacaran.

Ketidaktahuan masyarakat dan keengganan untuk mengakui bahwa LGBT bukanlah penyakit jiwa menjadi alasan mengapa LGBT mengalami stigma dan diskriminasi. Tentu bukan hal yang mudah bila kita terlahir sebagai LGBT dengan pola patriarki yang hanya mengukuhkan relasi heteroseksual (cowok dan cewek) sebagai hubungan yang sah. Nah meskipun LGBT mengacu kepada hubungan sesama jenis kelamin, pola patriarki juga bisa kita temukan dalam pembagian peran. Dalam hubungan Lesbian misalnya, cewek yang maskulin (butch) mengambil peran sebagai laki-laki, sementara yang feminin sebagai perempuan (femme). Pembagian peran ini juga menentukan sikap dalam pengambilan keputusan dimana butch berada dalam posisi yang dominan sehingga bisa mengontrol dan mengambil keputusan. Ketidakadilan pembagian posisi dan peran dalam berpacaran bisa bikin hubungan kamu seumur jagung loh, apalagi relasi LGBT yang masih di anggap tabu di Negara kita.

Relasi LGBT

Tips Jitu Membangun Hubungan Setara dalam Relasi LGBT

Ini adalah tips dari guetau yang udah menjelejah ampe keluar angkasa jadi dijamin makk-nyuus deh, hehe:

  1. Yakin. Meskipun sahabat menjalani relasi sesame jenis, kamu harus bisa meyakinkan dirimu dan pasangan kamu bahwa sahabat tidak main-main dengan hubungan yang dijalani.
  2. Jujur. Dalam setiap bentuk relais apapun, jangan pernah berbohong terhadap pacar kamu ya karena jika berbohong satu kali pasti aka nada bohong yang kedua kali untuk menutupi kebohongan yang pertama. Serem kan kalau harus bohong terus.
  3. Komunikasi. Jalinlah komunikasi dua arah dengan pasangan. Evaluasi kualitas hubungan sahabat setiap kali ketemu dengan dia.
  4. Maaf. Jangan pernah segan dan malu untuk meminta maaf jika sahabat merasa telah melukai perasaan pasangan. Dan jangan gengsi untuk bilang terima kasih jika dia melakukan setiap hal tulus untuk kamu walau sekecil apapun.
  5. Tanpa kekerasan. Pacaran yang sehat pastinya pacaran tanpa kekerasan dong ya. Kalau pasangan kamu udah berani mukul itu tandanya dia gak sayang kamu dan pastinya udah mantap untuk kamu tinggalin dia karena kekerasan atas dasar apapun tidak dapat dibenarkan.
  6. Komitmen. Saling meyakinkan bahwa hubungan yang sahabat jalani memiliki masa depan dan berkomitmen untuk mewujudkannya.
  7. Kerjasama. Hilangkan pola patriarki yang mengunggulkan peran maskulin. sahabat LGBT ataupun Heterosexual memiliki nilai yang sama. Kerjasama dan pembagian peran yang adil akan membuat hasil yang maksimal.

Nah Sahabat Guetau, tips diatas bisa diaplikasikan kedalam relasi heteroseksual maupun homoseksual karena tidak ada perbedaan dalam pola kedua relasi ini dan esensi interaksi dalam hubungan yang bersifat cair. Kecairan interaksi ini lah yang menegaskan bahwa tidak ada seseorang yang sepenuhnya homoseksual maupun sebaliknya.

Jika 7 poin di atas bisa kamu aplikasikan dalam hubungan berpacaran pasti kamu akan menjadi pribadi yang baik, riang dan bijak karena kualitas hubungan berpacaran akan menentukan mood kamu setiap harinya. Coba deh kita ingat kalau habis berantem sama pasangan pasti bikin kamu bad mood seharian. Sebenarnya sich pengalaman kontributor Guetau juga, hehe.

Bagaimanapun bentuk relasi yang sahabat Guetau jalani baik itu relasi LGBT atau heteroseksual tidak boleh ada nilai-nilai patriarkhi bercokol didalamnya. Hubungan yang setara dalam pembagian peran akan mengokohkan hubungan karena banyak komunikasi yang terjalin. LGBT sebagai bagian minoritas dalam masyarakat tidak layak mendapatkan stigma dan diskriminasi, karena LGBT adalah manusia yang aktif secara sosial dan tidak berbeda dengan manusia lainnya yang bisa merasakan jatuh cinta dan berpacaran seperti remaja pada umumnya.

Semoga informasi yang guetau berikan bisa memberikan gambaran dan informasi mengenai pacaran sehat dalam relasi LGBT. Jika ada saran dan kritik , sahabat GueTau bisa mengirimkan e-mail ke info@Guetau.com

 Ditulis oleh Maria Yuno

Referensi:

  1. http://www.psikologikita.com/
  2. http://www.komnasperempuan.or.id/LGBT

related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

10 + 14 =