Apa itu Hubungan Sehat?

posted on 18/12/2012

Sehat menurut pemahaman World Health Organization (WHO) adalah keadaan keseimbangan yang sempurna, baik fisik, mental, dan sosial, tidak hanya bebas dari penyakit dan kelemahan. Sementara menurut Parson, sehat adalah kemampuan optimal individu untuk menjalankan peran dan tugasnya secara efektif.

Begitu pula dalam relasi yang dibangun oleh teman-teman muda, baik itu dengan teman, keluarga, ataupun pacar (kalau yang masih jomblo, jangan sedih ya, tetap berusaha mencari!). Hubungan yang sehat adalah harapan dan impian setiap kaum muda. Tentunya teman-teman tidak mau dong berada dalam relasi yang tidak sehat yang mungkin bisa memicu tindak kekerasan.

GueTau akan membantu teman-teman muda mengidentifikasi relasi yang saat ini sedang dijalani sudah termasuk hubungan yang sehat atau belum. Berikut adalah ciri-ciri dari hubungan yang sehat:

a) Terciptanya komunikasi yang efektif. Teman-teman muda bisa membayangkan sebuah hubungan bila tidak ada komunikasi di dalamnya, baik itu secara verbal maupun nonverbal. Komunikasi yang terjadi adalah dua arah dan asertif tentunya.

b) Adanya kesetaraan. Harapannya adalah tidak terjadi ketimpangan peran gender, baik itu dalam relasi heteroseksual atau homoseksual.

c) Saling percaya. Banyak yang menyatakan kepercayaan adalah salah satu hal yang penting dalam membangun hubungan. Bayangkan teman-teman muda jika pasangannya dipenuhi kecurigaan, pastinya tidak akan menyenangkan.

d) Tetap jadi diri sendiri. being in love means being youself. Ketika jatuh cinta dan membangun relasi intim dengan pasangan bukan berarti kita harus menjadi seperti yang pasangan kita inginkan atau menjadi sama seperti pasangan kita. Bukankah ketika berpacaran artinya menyatukan dua karakter yang berbeda?

e) Jujur. Banyak teman-teman muda dalam relasi dengan pasangannya kerapkali berbohong dengan alasan tidak mau menyakiti pasangannya. Telling the truth and makes someone cry is better than telling the lie and makes someone smile.

6) Menghargai satu sama lain. Kekerasan dalam relasi kerap kali terjadi karena adanya ketidaksetaraan. Ketidaksetaraan ini muncul karena adanya relasi kuasa dimana pasangan yang lain merasa lebih kuat dibandingkan pasangannya. Dampaknya adalah kurangnya penghargaaan terhadap pasangan lainnya. Jadi, teman-teman muda mulailah menghargai pasangannya dari hal sekecil apapun.

7) Mendukung. Ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk mendukung pasangan teman-teman muda. Mulai dari belajar bersama saat ujian atau memberi semangat ketika pasangan teman-teman muda mengalami masalah. Dukungan bukan hanya diberikan saat senang tapi juga saat susah.
healthy-relationships

Sekarang teman-teman muda sudah mengetahui seperti apa hubungan yang sehat itu dan bagaimana bisa membangun hubungan yang sehat. So, are you in healty relationship? If you are not, please start from now. 🙂

___

 

(Larasati, 14122012)

 

related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eleven + two =